Betrand Peto (Foto: instagram)
Betrand Peto (Foto: instagram)

Betrand Peto Berhenti Syuting Usai Dilaporkan Dugaan Pelecehan

Elang Riki Yanuar • 01 Oktober 2026 19:11
Ringkasnya gini..
  • Betrand Peto disebut berhenti syuting sinetron setelah terseret laporan dugaan kekerasan seksual yang masih diproses polisi.
  • Yusuf Kartiko mengaku kehilangan suasana syuting bersama Betrand setelah 62 hari bekerja bersama, namun tetap memberikan dukungan.
  • Yusuf Kartiko diperiksa polisi sebagai saksi terkait laporan ANW terhadap Betrand Peto dan dicecar 39 pertanyaan selama lima jam.
Jakarta: Aktor Betrand Peto disebut sudah tidak lagi menjalani syuting sinetron setelah menjalani proses hukum terkait laporan dugaan pelecehan seksual yang dituduhkan kepadanya. Hal itu diungkapkan aktor Yusuf Kartiko.

Hal itu disamaikan Yusuf setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Polda Metro Jaya. Berbeda dengan Betrand Peto, Yusuf mengatakan dirinya masih menjalani proses syuting untuk sinetron yang sama.

“(Betrand) sudah enggak (syuting). Saya masih,” ujar Yusuf Kartiko. 

Yusuf mengaku merasakan perubahan suasana di lokasi syuting setelah Betrand tidak lagi hadir. Keduanya diketahui telah menghabiskan waktu cukup lama bersama karena terlibat dalam produksi sinetron yang sama.

Yusuf menyebut dirinya dan Betrand telah menjalani syuting bersama selama 62 hari. Karena itu, absennya Betrand cukup terasa bagi Yusuf yang masih melanjutkan aktivitas di lokasi syuting.

“Sedih sih ngelihatnya yang sudah 62 hari sampai sekarang syuting bareng sama dia tiba-tiba enggak ada. Lumayan, kepikiran juga ya," kata Yusuf Kartiko.

Sementara itu, Yusuf memastikan hubungannya dengan Betrand tetap baik meski kasus tersebut sedang bergulir. Dia mengatakan masih berkomunikasi dengan sahabatnya tersebut dan memberikan dukungan secara pribadi.

"Ya layaknya temanlah, apa kabar, gimana kondisinya, semangat ya, saling support," ujar Yusuf.

Yusuf Kartiko Diperiksa Polisi


Yusuf sendiri hadir sebagai saksi didampingi kuasa hukum dan ayahnya, Ferry Juan. Dalam pemeriksaan tersebut, Yusuf dimintai keterangan mengenai peristiwa yang dilaporkan oleh perempuan berinisial ANW. Yusuf mendapatkan 39 pertanyaan dari penyidik selama pemeriksaan yang berlangsung sekitar lima jam.

Kasus yang menyeret nama Betrand bermula dari laporan ANW ke Polda Metro Jaya pada 12 September 2026. Peristiwa yang dilaporkan disebut terjadi di sebuah tempat hiburan malam di kawasan SCBD, Jakarta Selatan. 

Betrand sendiri telah memberikan bantahan atas tuduhan tersebut. Dalam keterangannya kepada awak media, dia menyatakan tidak melakukan pelecehan seksual terhadap ANW dan mengaku tidak mengenal perempuan tersebut sebelumnya. 

“Permasalahan yang dibilang tindakan seksual, aku tidak melakukan itu sama sekali. Aku pun enggak kenal sama mereka,” kata anak angkat Ruben Onsu tersebut.
 
Betrand juga menyampaikan versinya mengenai kejadian di tempat hiburan tersebut. Dia mengatakan datang ke lokasi untuk bernyanyi bersama teman-temannya setelah menyelesaikan kegiatan syuting.

“Jadi aku datang ke situ karena pengin karokean sama teman-teman, nyanyi-nyanyi. Habis pulang syuting,” ucapnya. 

Menurut Betrand, situasi kemudian berubah ketika sejumlah perempuan yang tidak dikenalnya masuk ke ruangan karaoke. Dia mengaku tidak terlalu memperhatikan keberadaan mereka hingga melihat salah satu perempuan menangis.

Betrand mengatakan dirinya sempat menanyakan alasan perempuan tersebut menangis. Setelah itu, menurut keterangannya, terjadi keributan antara orang-orang yang berada di lokasi tersebut. Betrand tetap membantah adanya tindakan pelecehan seksual dalam kejadian itu. 








 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA