Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (Foto: dok. Pemprov DKI)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (Foto: dok. Pemprov DKI)

Konser YE di Jakarta Didukung Pemprov DKI, Pramono: Ini Momen Yang Membanggakan

Basuki Rachmat • 16 September 2026 11:21
Ringkasnya gini..
  • Pemprov DKI memberikan dukungan penuh untuk konser Kanye West di SUGBK pada 24 Oktober 2026.
  • Jakarta menjadi satu-satunya kota di Asia Tenggara yang masuk dalam rangkaian tur dunia Kanye West.
  • Konser ini mengusung panggung 360 derajat dan diproyeksikan menggaet lebih dari 15 ribu turis asing.
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan konser YE Live In Jakarta 2026 yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 24 Oktober 2026.

Konser tersebut menjadi perhatian karena menandai penampilan perdana Kanye West di Indonesia. Kehadiran musisi, produser, dan figur pop culture asal Amerika Serikat itu juga diperkirakan bakal menarik kedatangan penggemar dari berbagai negara.

Jakarta bahkan menjadi satu-satunya kota di Asia Tenggara yang diumumkan sebagai bagian dari rangkaian official world tour Kanye West. Hal tersebut membuka peluang bagi Indonesia untuk menjadi salah satu titik berkumpulnya penggemar Kanye West dari kawasan Asia Tenggara hingga berbagai belahan dunia.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebut penyelenggaraan konser berskala internasional seperti ini menjadi momentum yang perlu dimanfaatkan untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global.

“Ini adalah momen yang sangat membanggakan. Karena konser besar, baik di Asia Tenggara maupun Oseania, dipilih ada di Jakarta. Kalau kita tidak memanfaatkan momentum ini sebaik-baiknya, kita sendiri yang rugi,” ungkap Pramono di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, dikutip dari keterangan resmi yang diterima Medcom.id pada Rabu, 16 September 2026.

Menurut Pramono, dukungan terhadap berbagai kegiatan internasional merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI membangun ekosistem Jakarta sebagai kota global. Aktivitas tersebut dinilai dapat membuka ruang bagi pertumbuhan ekonomi, pariwisata, hingga industri kreatif.

Pada semester pertama 2026, Jakarta tercatat menerima 8,82 juta kunjungan wisatawan nusantara dan 1,04 juta kunjungan wisatawan mancanegara. Jumlah tersebut meningkat 8,17 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Berbagai kegiatan yang akan kita adakan, apakah itu konser yang akan diadakan ini dan yang lain-lain, kami membuka diri dengan memberikan dukungan sepenuhnya agar berjalan dengan baik. Jakarta ini akan menjadi semakin berwarna dan ramah terhadap berbagai aktivitas yang ada,” tuturnya.
   

Ribuan Wisatawan Asing Diproyeksikan Datang


Dukungan terhadap konser Kanye West juga datang dari pihak penyelenggara. Marketing and Communications Lead Rawvision Collective, Karen Chahya, mengungkapkan antusiasme penonton sudah terlihat sejak penjualan tiket dibuka.

Dalam 24 jam pertama penjualan, sebanyak 52,8 persen pembelian tiket tercatat berasal dari penggemar yang tersebar di 73 negara.

Pihak penyelenggara juga memproyeksikan lebih dari 15 ribu wisatawan mancanegara akan datang ke Jakarta untuk menyaksikan konser tersebut. Mereka antara lain berasal dari Australia, Singapura, Malaysia, Amerika Serikat, Thailand, Hong Kong, Jepang, Inggris, Jerman, Vietnam, dan Selandia Baru.

Kehadiran wisatawan asing tersebut dinilai berpotensi memberikan dampak terhadap berbagai sektor ekonomi lokal. Mulai dari akomodasi, transportasi, kuliner, pusat perbelanjaan, hingga destinasi wisata di Jakarta.

“Ketika musik menjadi alasan orang datang, kehadiran mereka kemudian ikut menggerakkan ekosistem pariwisata dan ekonomi lokal. Di situlah kami melihat potensi music tourism,” tutup Karen.
 

Sajikan Konsep Panggung 360 Derajat


Bukan hanya musik, konser Kanye West selama ini juga dikenal menggabungkan berbagai elemen visual dan artistik dalam satu pertunjukan. YE Live In Jakarta 2026 pun disiapkan dengan konsep yang memadukan musik, visual, seni, fashion, tata cahaya, serta desain panggung.

Salah satu elemen yang paling dinantikan adalah Globe Stage. Konsep tersebut menghadirkan instalasi artistik berukuran besar yang menempatkan Kanye West di atas replika bola dunia sehingga menciptakan pengalaman visual yang dramatis bagi penonton.

Pertunjukan juga akan diperkuat visual beresolusi tinggi, lighting show, pyrotechnics, serta tata artistik yang dirancang mengikuti alur pertunjukan. Stadion Utama GBK pun diproyeksikan berubah menjadi ruang pertunjukan berskala besar.

Konsep panggung 360 derajat turut menjadi bagian dari desain konser. Dengan tata panggung tersebut, penonton dari berbagai kategori tiket dapat menyaksikan pertunjukan dari sudut pandang yang berbeda.

YE Live In Jakarta 2026 sekaligus menjadi kesempatan bagi penggemar di Indonesia untuk menyaksikan langsung penampilan Kanye West dalam skala produksi yang selama ini menjadi ciri khas pertunjukannya.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASA, ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA