Kisah This Is EQUAL bermula dari kedekatan Pap G dan Dinot yang sama-sama memiliki kecintaan besar terhadap dunia musik. Bersama Guntur, mereka membentuk sebuah band saat masih SMA dan mulai tampil di berbagai kesempatan. Namun, perjalanan tersebut sempat terhenti karena masing-masing personel harus fokus pada kesibukan pribadi.
Meski demikian, semangat bermusik tidak pernah benar-benar padam. Pap G kemudian kembali aktif bersama Guntur dan Giri dalam sebuah band yang rutin tampil di berbagai panggung. Pada masa itu, Dinot belum kembali bergabung, tetapi komunikasi dan keinginan untuk berkarya bersama tetap terjalin.
Setelah beberapa waktu vakum, Pap G, Dinot, dan Guntur akhirnya dipertemukan kembali dalam sebuah proyek musik. Mereka mulai membuat berbagai lagu cover bersama sejumlah talent. Dari proyek tersebut muncul keyakinan untuk kembali membentuk band secara lebih serius.
Baca Juga :
Vanesha Prescilla Makin Serius Bermusik, Rilis Single Kedua Bareng The Midnight Darlings
Formasi This Is EQUAL pun akhirnya lengkap dengan bergabungnya Pap G, Dinot, Guntur, Giri, serta Irwan yang akrab disapa Babeh sebagai pemain bass. Kehadiran lima personel ini menjadi awal babak baru perjalanan mereka di industri musik Tanah Air.
Perjalanan tersebut membawa This Is EQUAL bertemu dengan Didi Music Records. Pertemuan itu menjadi titik penting dalam karier mereka hingga akhirnya resmi bergabung sebagai artis eksklusif di bawah label tersebut.
"This Is EQUAL mencoba hadir ke blantika industri musik Indonesia membawa nuansa bahagia, kerinduan, dan dinamika percintaan anak muda yang diangkat ke dalam lagu-lagunya seperti Kangen Lagi yang menjadi jagoan di EP album ini," kata Pap G.
Kini, This Is EQUAL hadir sebagai band yang memadukan pengalaman panjang dengan semangat baru untuk terus menghasilkan karya. Mereka memperkenalkan EP album berjudul Kirei yang menjadi langkah awal untuk memperkenalkan identitas musikal kepada penikmat musik Indonesia.
Melalui Kirei, This Is EQUAL menghadirkan lagu-lagu yang mengangkat kisah bahagia, kerinduan, hingga dinamika percintaan anak muda. Tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari diharapkan mampu menjangkau pendengar dari berbagai kalangan.
Salah satu lagu yang menjadi andalan dalam EP tersebut adalah "Kangen Lagi". Lagu ini menawarkan nuansa emosional yang menggambarkan rasa rindu terhadap seseorang yang pernah mengisi perjalanan hidup. Selain itu, terdapat pula lagu "TTDJ", "Hope", "Kikujapu", dan "Ingin Kamu" yang menghadirkan cerita romantis dengan karakter musik yang berbeda.
"Semoga EP Kirei dapat diterima oleh masyarakat luas dan menjadi pilihan baru bagi pencinta musik Indonesia," tutupnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda