The Midnight Darlings (Foto: istimewa)
The Midnight Darlings (Foto: istimewa)

Vanesha Prescilla Makin Serius Bermusik, Rilis Single Kedua Bareng The Midnight Darlings

Elang Riki Yanuar • 20 Juni 2026 10:00
Ringkasnya gini..
  • The Midnight Darlings merilis Momentary Pleasure, lagu tentang mencintai sesuatu yang indah meski tahu tak akan bertahan lama.
  • Single kedua The Midnight Darlings mengangkat tema nostalgia, romansa, dan kenangan masa muda yang penuh makna.
  • Momentary Pleasure lahir dari proses kreatif panjang dan menjadi langkah baru The Midnight Darlings setelah lagu debut mereka.
Jakarta: Setelah memperkenalkan dunia musikal mereka melalui single debut “Am I Loving You Alone?”, The Midnight Darlings kembali dengan karya terbaru berjudul “Momentary Pleasure” yang telah rilis pada 19 Juni 2026. 
 
Single kedua dari band yang beranggotakan Jevin Julian, Vanesha Prescilla, dan Aldrienko Pakusadewo ini masih mengeksplorasi tema nostalgia, romansa, dan kenangan masa muda yang menjadi benang merah identitas mereka.

Makna di Balik “Momentary Pleasure”

“Momentary Pleasure” bercerita tentang perasaan jatuh cinta pada sesuatu yang indah meski sejak awal menyadari bahwa kisah tersebut tidak akan bertahan. 
 
Seperti menatap senja yang perlahan menghilang, perasaan itu terasa hangat, memabukkan, dan nyaris seperti mimpi. Ada keinginan untuk menghentikan waktu dan mempertahankan momen tersebut lebih lama. Namun, pada akhirnya, kenyataan tetap bergerak maju. 
Lagu ini merangkum proses penerimaan bahwa tidak semua hal yang dicintai ditakdirkan untuk tinggal. Terkadang, yang tersisa hanyalah kenangan dari sebuah kesenangan yang berlangsung sesaat.

Melalui lagu yang ditulis dan diproduseri oleh Jevin Julian ini, The Midnight Darlings ingin mengajak pendengar untuk lebih sadar terhadap pilihan-pilihan yang mereka ambil dalam hidup. Sebab, tidak semua hal yang diinginkan akan membawa kebaikan dalam jangka panjang.
 
Gagasan tentang “momentary pleasure” dalam lagu ini tidak hanya berbicara tentang hubungan romantis, tetapi juga berbagai bentuk kesenangan sesaat yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Proses Kreatif yang Hampir Berubah Arah


Di balik hasil akhirnya, “Momentary Pleasure” sempat menjadi salah satu lagu yang paling banyak dipertanyakan oleh mereka sendiri. Proses pencarian nada vokal yang tepat membuat lagu ini beberapa kali berubah arah, bahkan sempat muncul ide untuk mengganti vokal utama.
 
Namun setelah melalui berbagai percobaan, mereka menemukan kecocokan yang akhirnya membuat lagu ini terasa utuh. Secara musikal maupun visual, “Momentary Pleasure” juga banyak dipengaruhi oleh nostalgia masa muda, termasuk kenangan akan era digital awal 2000-an yang menjadi inspirasi utama estetika The Midnight Darlings kali ini.

Perjalanan The Midnight Darlings Masih Panjang

Meski baru memasuki perilisan single kedua, The Midnight Darlings memastikan perjalanan mereka masih panjang. Berbagai karya baru tengah dipersiapkan, bahkan sketsa untuk album kedua sudah mulai terbentuk. 
 
Sementara itu, “Momentary Pleasure” hadir sebagai pengingat bahwa beberapa hal memang hanya singgah untuk sesaat, namun tetap meninggalkan kesan yang bertahan jauh lebih lama.
 
“Momentary Pleasure” sudah dapat didengarkan di seluruh layanan musik digital seperti Apple Music, Spotify, dan YouTube Music.
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA