Martian (Foto: ist)
Martian (Foto: ist)

Martian Merayakan Patah Hati di Single "Amin", Dilema Jatuh Cinta pada Sahabat

Elang Riki Yanuar • 08 Juni 2026 08:00
Ringkasnya gini..
  • Martian merilis Amin lewat showcase intim di Jakarta, menghadirkan kisah cinta diam-diam yang dekat dengan pengalaman banyak orang.
  • Single Amin mengangkat dilema mencintai sahabat sendiri, dibalut lirik emosional tentang keikhlasan dan doa terbaik.
  • Hafiz Pribadi berharap Amin menjadi teman bagi pendengar yang pernah memendam perasaan dan merelakan orang tercinta.
Jakarta: Band Martian menggelar showcase intim untuk merayakan perilisan single terbarunya yang berjudul "Amin" di Coma M Bloc Space, Jakarta. Acara yang mengusung tema "Merayakan Patah Hati: Amin" itu menjadi momen istimewa bagi band asal Jakarta tersebut untuk bertemu langsung dengan para pendengar setianya. 
 
Band yang beranggotakan Hafiz Pribadi (vokal), Otto (gitar), Monty (gitar), Agung Prabowo (bass), Morris (drum), dan Adyansah Sudwi (keyboard) itu memanfaatkan malam tersebut untuk mempersembahkan karya terbaru mereka dalam suasana yang lebih personal.
 
Keseruan acara semakin terasa dengan penampilan Rayremar dan Mrnmrs yang dipercaya membuka jalannya showcase. Kehadiran kedua musisi tersebut sukses membangun atmosfer hangat sebelum Martian mengambil alih panggung dan membawakan sejumlah lagu yang disambut antusias para penonton.

Ketika lagu "Amin" mulai dimainkan, suasana seketika berubah menjadi lebih emosional. Banyak penonton terlihat ikut bernyanyi mengikuti setiap lirik yang dibawakan. Momen itu memperlihatkan bagaimana lagu-lagu Martian mampu menciptakan kedekatan emosional dengan para pendengarnya.
 
Single "Amin" sendiri mengangkat kisah yang dekat dengan realitas banyak orang, yakni perasaan cinta yang tumbuh diam-diam kepada seorang sahabat. Lagu ini menggambarkan seseorang yang menyimpan kekaguman terhadap sosok yang telah lama hadir dalam hidupnya, namun memilih memendam perasaan tersebut karena takut merusak hubungan yang sudah terjalin.
Vokalis Martian, Hafiz Pribadi, mengungkapkan bahwa lagu ini lahir dari pengalaman emosional yang diyakini dekat dengan banyak orang. Menurutnya, perasaan mencintai dalam diam merupakan kisah yang sering terjadi namun jarang diungkapkan secara terbuka.
 
“Lagu ‘Amin’ lahir dari perasaan yang mungkin pernah dialami banyak orang, ketika kita memilih menyimpan rasa dan hanya bisa mendoakan kebahagiaan seseorang dari kejauhan. Kami senang akhirnya bisa membagikan cerita ini secara langsung kepada para pendengar melalui showcase malam ini. Semoga lagu ini dapat mewakili perasaan banyak orang dan menjadi teman bagi mereka yang pernah mengalami cerita serupa,” ujar Hafiz Pribadi, vokalis Martian.
 
Menurut Hafiz, cerita dalam lagu dibangun melalui berbagai detail sederhana yang terasa begitu personal. Sosok yang dikagumi digambarkan melalui langkah santainya, gaun panjang berwarna hitam, senyum kecil yang membekas, hingga riasan natural yang terus teringat dalam benak sang tokoh.
 
Namun, "Amin" tidak hanya berbicara mengenai cinta yang bertepuk sebelah tangan. Lagu ini juga menghadirkan pesan tentang ketulusan, keikhlasan, dan keberanian menerima kenyataan. 
 
"Ketika cinta tidak bisa dimiliki, yang tersisa adalah doa terbaik bagi orang yang dicintai agar tetap bahagia, meskipun kebahagiaan itu tidak dirasakan bersama," ujarnya.
 
Makna tersebut menjadi alasan mengapa Martian memilih judul "Amin". Kata sederhana itu menjadi simbol penerimaan sekaligus doa yang dipanjatkan untuk seseorang yang telah memberikan warna dalam hidup, walaupun akhirnya tidak bisa dimiliki.
 
Kini, single "Amin" sudah dapat dinikmati melalui berbagai platform musik digital. 
 

 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA