Langkah ini diambil DragonForce sebagai bagian dari perayaan spesial ulang tahun ke-20 album ikonik mereka, Inhuman Rampage. Penunjukan Alissa pun menjadi salah satu manuver paling ambisius dalam sejarah band yang dikenal dengan tempo permainan super cepat ini.
Bergabungnya Alissa ke DragonForce menjadi sorotan tajam lantaran dirinya baru saja hengkang dari unit death metal Arch Enemy pada November 2025 lalu. Selama 12 tahun berkarier di sana, Alissa telah menyumbangkan vokalnya untuk empat album Arch Enemy, yakni War Eternal (2014), Will To Power (2017), Deceivers (2022), dan proyek terakhirnya, Blood Dynasty (2025).
Pendiri sekaligus gitaris utama DragonForce, Herman Li, mengungkapkan bahwa kehadiran Alissa membawa dimensi baru bagi musik mereka.
“Bergabungnya Alissa White-Gluz ke dalam band ini menjadi bentuk ekspansi dari semua hal yang telah kami lakukan sampai titik ini,” ujar Herman Li, dikutip dari Metal Injection pada Kamis, 7 Mei 2026.
Herman juga memuji kualitas vokal Alissa yang dinilai mampu mengubah atmosfer musik DragonForce menjadi lebih baik, terutama dalam performa live.
“Kehadiran Alissa di dalam ruangan benar-benar mengubah segalanya. Dia bukan cuma bernyanyi, tapi juga membuat seluruh aspek musik kami jadi lebih baik. Dan suaranya luar biasa saat tampil live! Saya tidak sabar menunggu para penggemar melihat dan mendengar apa yang sedang kami kerjakan,” puji Herman Li.
Alissa White-Gluz sendiri mengaku sangat antusias menyambut tantangan teknis dalam lagu-lagu DragonForce yang dikenal super cepat, namun adiktif dan penuh energi.
“Rasanya luar biasa bisa menampilkan seluruh warna vokal saya dan menggunakan semua gaya bernyanyi yang saya miliki dalam lagu-lagu yang secara teknis menantang, penuh energi, dan sangat adiktif. Saya juga sangat bersyukur atas dukungan besar yang saya terima dari dunia metal sepanjang perjalanan karier liar yang telah saya bangun ini. Saya ingin terus mendorong batas kemampuan diri dan menghadirkan musik serta pengalaman konser terbaik untuk para penggemar yang sangat saya cintai,” ungkap Alissa.
Transisi ini memicu rasa penasaran penggemar, mengingat Alissa dikenal dengan teknik growl yang gahar namun juga memiliki kemampuan vokal clean yang sangat mumpuni, yang diprediksi akan bersinergi apik dengan karakter vokal Marc Hudson yang tinggi.
Kini, DragonForce berformasikan Herman Li (Gitar & Backing Vokal), Sam Totman (Gitar & Backing Vokal), Marc Hudson (Vokal Utama), Alissa White-Gluz (Vokal Utama), Alicia Vigil (Bass), dan Gee Anzalone (Drum).
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News