SMASH Ingin Sebesar Slank
SMASH. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)
Jakarta: SMASH is comeback! Tagline itu mewarnai kembalinya boyband SMASH yang sempat mewarnai musik Indonesia dengan aksi panggung mereka. Kembalinya SMASH ke panggung hiburan setelah empat tahun vakum ditandai dengan perilisan singel bertajuk Fenomena yang akan dirilis pada 18 Juli mendatang.

Kehadiran mereka dengan singel Fenomena diakui bukan sebagai ajang unjuk gigi semata atau sebagai pembuktian mereka masih ada, melainkan mereka juga berambisi untuk bisa sebesar band legend Indonesia seperti Slank.

"Kita di saat menjadi band, gimana caranya supaya jadi brand. Itu kan acuan terbesar kita, master plan terbesar kita adalah seperti itu. Seperti Slank, kita ingin sejauh itu," kata Bisma dalam jumpa media di kawasan Kuningan, Jakarta, belum lama ini.


Menjadi seperti Slank diakui SMASH tidaklah mudah. Slank memiliki penggemar militan yang solid dan memiliki karya-karya berani seperti tentang kritik sosial dan pemerintah.

Saat mereka muncul pada 2010, SMASH masih berada di bawah kontrak Ancora Music selama tiga tahun, ketika Morgan Oey masih ikut bergabung. Keenam personel yang sekarang di antaranya Bisma Kharisma, Rafael Landry Tanubrata, Rangga Moela, Dicky Prasetya, Reza Anugrah dan Ilham Fauzi kembali muncul bersama label baru yaitu 401. Lewat 'rumah' baru ini, SMASH memiliki proyek jangka panjang dan menjanjikan adanya album baru.

"Sudah ada pembicaraan dengan label dan ke depannya pasti album. Selain album kami juga ingin punya konser besar untuk reuni dengan SMASH Blast, ketemu penggemar kita, terus ke kota-kota menemui SMASH Blast," kata Rangga.

SMASH belum bisa memberi keterangan lebih lanjut soal album mereka. Namun, ada jaminan soal bermusik mereka akan menggandeng seorang musisi legend Indonesia. SMASH juga masih mengandalkan koreografi yang lebih fresh sekaligus mengikuti tren masa kini.



(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id