Aaron Row (Foto: Instagram @aaronrow__)
Aaron Row (Foto: Instagram @aaronrow__)

Macklemore Didepak dari Tur Ed Sheeran, Aaron Rowe Pilih Mundur: "Free Palestine"

Basuki Rachmat • 16 September 2026 15:06
Ringkasnya gini..
  • Aaron Rowe mengundurkan diri dari pembuka The Loop Tour Ed Sheeran di Amerika Utara.
  • Rowe mengaitkan keputusannya dengan solidaritas Palestina dan sejarah kolonialisme Irlandia.
  • Pengunduran diri ini menyusul aksi serupa dari Finneas, Lukas Graham, dan band Beoga.
Jakarta: Musisi asal Irlandia, Aaron Rowe, memilih mengundurkan diri sebagai penampil pembuka dalam rangkaian tur konser Ed Sheeran, The Loop, di Amerika Utara. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk solidaritas terhadap rapper Macklemore yang sebelumnya dikeluarkan dari daftar penampil setelah menyuarakan dukungannya terhadap Palestina.

Rowe menyampaikan keputusan tersebut melalui pernyataan yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada Rabu, 16 September 2026. Ia mengakui bahwa keputusan untuk mundur dari tur tersebut bukan hal yang mudah, terlebih karena hubungannya dengan Ed Sheeran.

Meski demikian, Rowe mengatakan dirinya tidak ingin mengabaikan prinsip yang diyakininya. Ia menilai isu genosida, pendudukan, serta penderitaan masyarakat Palestina merupakan persoalan yang tidak bisa dianggap biasa.

Dalam pernyataannya, Rowe juga menjelaskan bahwa latar belakangnya sebagai orang Irlandia membuatnya memiliki kedekatan historis dengan isu kolonisasi, kelaparan, dan perjuangan memperoleh kemerdekaan. Karena itu, ia merasa perlu mengambil sikap meski keputusan tersebut berpotensi memengaruhi hubungannya secara profesional dengan Sheeran.

"Saya memutuskan untuk mundur sebagai penampil pembuka dalam tur Amerika Utara Ed Sheeran, ‘The Loop’," tulis Aaron Rowe di Instagram pada Rabu, 16 September 2026.

Rowe kemudian menegaskan bahwa keputusannya tidak diambil karena persoalan pribadi dengan Sheeran. Ia bahkan menyebut sang penyanyi sebagai teman sekaligus sosok yang telah memberikan pengaruh besar dalam perjalanan hidupnya.

"Keputusan ini bukan sesuatu yang saya ambil dengan mudah. Ed adalah teman saya dan sosok yang telah mengubah hidup saya. Saya tidak akan pernah bisa cukup berterima kasih kepadanya atas semua itu," lanjutnya.

Namun, Rowe mengatakan hubungan tersebut tidak membuatnya mengesampingkan prinsip yang selama ini ia pegang. Ia juga mengaitkan sikapnya dengan sejarah Irlandia yang pernah mengalami kelaparan dan penjajahan.
 

"Namun, sebagai orang Irlandia, kami sangat memahami bagaimana rasanya menghadapi genosida, kelaparan yang dipaksakan, dan pendudukan yang dilakukan dengan kekerasan," tuturnya.

Rowe juga mengkritik penggunaan kekuasaan oleh pihak yang memiliki pengaruh besar untuk membatasi suara orang-orang yang menyuarakan kritik terhadap tindakan Israel di Palestina. Baginya, tetap tampil seolah tidak terjadi apa-apa justru bertentangan dengan prinsip yang diyakininya.

Screenshot (566)

"Saya tidak bisa tinggal diam dan membiarkan para miliarder menggunakan kekuasaan mereka untuk membungkam orang-orang yang berhak bersuara menentang genosida Israel serta menyoroti pembunuhan kejam terhadap anak-anak. Saya akan kehilangan rasa hormat terhadap diri sendiri jika tetap bersikap seolah semuanya berjalan seperti biasa," ungkap Rowe.

Keputusan tersebut, menurut Rowe, juga merupakan bentuk penghormatan terhadap para leluhurnya yang pernah melawan kolonisasi dan memperjuangkan kebebasan Irlandia. Ia kemudian menutup pernyataannya dengan menyampaikan dukungan terhadap Palestina.

"Saya harus tetap berpegang pada prinsip saya, sekaligus menghormati para leluhur yang melawan kolonisasi dan memperjuangkan kebebasan yang kini bisa saya nikmati di Irlandia. Free Palestine," tutup Aaron Rowe.
 

Bukan Hanya Aaron Rowe

Aaron Rowe bukan satu-satunya musisi yang memilih meninggalkan rangkaian The Loop Tour. Musisi sekaligus kakak Billie Eilish, Finneas, serta musisi asal Denmark, Lukas Graham, juga mengumumkan pengunduran diri mereka dari tur tersebut.

Band folk asal Irlandia, Beoga, yang selama ini kerap tampil bersama Ed Sheeran di atas panggung dalam konser-konsernya, turut mengambil keputusan serupa.

Gelombang pengunduran diri tersebut terjadi setelah Macklemore dikeluarkan dari delapan konser dalam rangkaian The Loop Tour. Sebelumnya, sang rapper beberapa kali menyampaikan dukungannya terhadap Palestina, termasuk menyerukan "Free Palestine" dan membawakan lagu protes "Hind's Hall" dalam dua konser Ed Sheeran di MetLife Stadium, New Jersey.

Aksi Macklemore kemudian mendapat kritik dari sejumlah kelompok Yahudi. Situasi tersebut juga disebut memicu tekanan dari sejumlah pengelola venue kepada promotor agar penampilan sang rapper dihentikan dari rangkaian tur.
 

Ed Sheeran Tegaskan Keputusan Bukan Darinya

Di tengah polemik tersebut, Ed Sheeran memberikan klarifikasi mengenai keluarnya Macklemore dari daftar penampil. Sheeran menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan berada di tangannya karena kontrak Macklemore dalam rangkaian tur terikat langsung dengan pihak promotor.

Penjelasan itu disampaikan Sheeran melalui unggahan di Instagram. Ia sekaligus menjelaskan alasannya selama ini memilih tidak menggunakan panggung profesionalnya untuk membahas persoalan politik.

"Macklemore keluar dari tur adalah keputusan promotor, bukan keputusan saya. Kontrak Macklemore untuk tur ini terikat dengan promotor, bukan dengan saya," tulis Sheeran.

Sheeran kemudian menjelaskan bahwa dirinya ingin menjaga konser sebagai ruang hiburan yang dapat dinikmati penonton dari berbagai latar belakang. Ia menyebut banyak di antara penontonnya merupakan anak muda hingga anak-anak.

"Ada alasan kenapa saya tidak menggunakan platform profesional saya untuk membicarakan politik. Penonton saya berasal dari berbagai latar belakang, termasuk banyak anak muda dan bahkan anak-anak. Orang-orang yang datang ke pertunjukan saya tidak mengharapkan tempat tersebut menjadi forum politik," tutupnya.

 



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA