Lisa BLACKPINK  (Foto: Instagram lalalalisa_m)
Lisa BLACKPINK (Foto: Instagram lalalalisa_m)

Lisa BLACKPINK Akhirnya Minta Maaf soal Kontroversi N-Word

Agustinus Shindu Alpito • 15 September 2026 17:12
Ringkasnya gini..
  • Lisa BLACKPINK akhirnya buka suara sekaligus menyampaikan permintaan maaf terkait kontroversi penggunaan kata rasial dalam video saat masih trainee
  • Kontroversi bermula dari video lama yang memperlihatkan sejumlah anggota BLACKPINK saat masih menjadi trainee di YG Entertainment.
  • Di tengah kontroversi tersebut, Lisa tetap menegaskan kecintaannya terhadap BLACKPINK.

Jakarta: Lisa BLACKPINK akhirnya buka suara sekaligus menyampaikan permintaan maaf terkait kontroversi penggunaan kata rasial dalam video lama saat dirinya masih menjadi trainee. Dalam wawancara terbaru bersama Variety, Lisa mengakui kesalahannya dan mengatakan dirinya kini telah memahami sejarah serta dampak dari kata tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Lisa dalam rangka mempromosikan dokumenter solonya, Always Lalisa, yang baru saja ditayangkan perdana di Toronto International Film Festival (TIFF) pada 14 September 2026.

Kontroversi bermula dari video lama yang memperlihatkan sejumlah anggota BLACKPINK saat masih menjadi trainee di YG Entertainment. Dalam video tersebut, mereka terdengar menggunakan n-word ketika membawakan lagu rap.

Rekaman yang berusia lebih dari satu dekade itu kembali beredar di internet pada 2025, tepat sebelum Lisa menjalani penampilan solonya di Coachella. Kemunculan video tersebut kemudian memicu kritik dari publik dan penggemar.

Dalam wawancara dengan Variety, Lisa mengakui bahwa dirinya memang berada dalam video tersebut. Ia juga menyampaikan permintaan maaf atas penggunaan kata tersebut.

Lisa mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf atas penggunaan kata tersebut. Ia mengatakan kini telah memahami sejarah serta dampak dari istilah tersebut.

“Saya minta maaf. Saya sudah belajar mengenai sejarah dan dampak dari kata tersebut, dan saya memahami mengapa hal itu bisa menyakiti orang lain,” ujar Lisa.

Lisa menjelaskan bahwa saat kejadian berlangsung, dirinya masih sangat muda dan baru meninggalkan Thailand untuk menjalani pelatihan di Korea Selatan. Ia mengatakan tidak mendapatkan pemahaman mengenai sejarah dan konteks rasial dari istilah tersebut ketika itu.

Kini, Lisa mengatakan dirinya telah belajar mengenai dampak penggunaan kata tersebut dan memastikan tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.

Kontroversi tersebut sebenarnya telah menjadi beban tersendiri bagi Lisa. Ia mengungkapkan bahwa video tersebut muncul ketika dirinya tengah mempersiapkan penampilan solo di Coachella.

Lisa mengaku sedih karena ingin berfokus pada penampilannya, tetapi kemunculan video tersebut membuat situasi menjadi lebih rumit. Meski demikian, ia memilih untuk tetap menjalani penampilannya dan melewati situasi tersebut.

Dokumenter Always Lalisa juga mengungkap bahwa Lisa sempat ingin memberikan pernyataan ketika kontroversi tersebut muncul. Namun, pernyataan tersebut tidak jadi disampaikan. Laporan terbaru menyebut pihak Lisa melalui agensinya, LLOUD, sempat berupaya mengeluarkan pernyataan, tetapi mendapat penolakan dari YG Entertainment.

Always Lalisa sendiri menyoroti perjalanan Lisa sebagai artis, termasuk masa-masa ketika ia mulai membangun karier solo di luar BLACKPINK. Dokumenter tersebut juga menghadirkan keluarga Lisa serta sejumlah sosok yang berperan dalam perjalanan kariernya.

Di tengah kontroversi tersebut, Lisa tetap menegaskan kecintaannya terhadap BLACKPINK. Ia mengatakan ingin tetap menjadi bagian dari grup tersebut bahkan ketika dirinya telah berusia 50 tahun.

Dokumenter Always Lalisa dijadwalkan tayang di bioskop pada 12 Oktober 2026. Film tersebut menjadi bagian dari perjalanan Lisa dalam membuka sisi kehidupannya yang selama ini jarang terlihat publik.

(Annisa Julinah)



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA