Eddie Vedder (Foto: instagram @eddievedder)
Eddie Vedder (Foto: instagram @eddievedder)

Kisah Personel Pearl Jam Nyaris Mati saat Tur Konser

Agustinus Shindu Alpito • 14 Januari 2026 13:41
Jakarta: Legenda grunge Pearl Jam baru-baru ini berbagi pengalaman mengejutkan yang mereka rasakan di tengah tur dunia, yaitu momen yang frontman Eddie Vedder gambarkan sebagai “near-death experience” (pengalaman hampir mati).
 
Peristiwa ini terungkap pada konser mereka di Barcelona, Spanyol, setelah band terpaksa membatalkan beberapa jadwal sebelumnya di London dan Berlin karena penyakit yang menyerang anggota band dan kru.
 
"Ini seperti pengalaman nyaris mati."

Dari atas panggung, Vedder secara terbuka membagikan bagaimana pekan sebelumnya begitu menegangkan dan melelahkan bagi dirinya dan rekan-rekannya:
 
“Bolehkah aku katakan, pekan terakhir itu hampir terasa seperti pengalaman hampir mati. Itu sangat tidak nyaman, dan menjadi menakutkan. Rasanya seperti bronkitis dada. Rasanya seperti mungkin kamu tidak bisa bernapas, dan mungkin kamu tidak akan melewati malam itu, dan mungkin kamu harus pergi ke rumah sakit.”
 
Ungkapan Vedder ini menunjukkan betapa seriusnya kondisi kesehatan yang mereka alami, bukan sekadar penyakit ringan, tetapi sesuatu yang benar-benar membuat mereka merasa terancam.
 

Kesadaran Baru tentang Hidup

Bukan hanya soal rasa takut, Vedder juga menekankan bagaimana pengalaman tersebut mengubah perspektifnya tentang kehidupan dan penghargaan terhadap momen bermusik di panggung.
 
“Kamu baru sadar betapa berharganya hidup ini. Betapa beruntungnya kita bisa hidup di planet ini dan bermain untuk orang-orang luar biasa seperti orang-orang di ruangan ini malam ini. Jadi, ini adalah pengalaman yang menyentuh. Aku tidak akan melupakannya dalam waktu dekat. Dan kami juga tidak akan melupakan malam ini dalam waktu dekat," ungkap Vedder.
 
Pernyataan ini disambut hangat oleh penonton, yang memberikan dukungan penuh untuk Vedder dan bandnya di tengah konser.
 

Pembatalan Tur & Reaksi Fans

Sebelumnya, Pearl Jam mengumumkan pembatalan konser di London–Tottenham Hotspur Stadium pada 29 Juni, serta beberapa tanggal di Berlin karena “penyakit dalam band”, sebuah keputusan yang mengecewakan namun dipandang perlu demi kesehatan semua pihak.
 
Dalam pernyataan resmi mereka, band itu menulis bahwa mereka sangat menyadari dampak keputusan itu terhadap fans yang telah menghabiskan waktu, uang, dan energi untuk datang ke pertunjukan dan merasa sedih karena harus mengecewakan mereka.
 
Beberapa pihak sempat berspekulasi di internet bahwa pembatalan itu disebabkan oleh penjualan tiket yang kurang baik, namun banyak penggemar membela band setelah mendengar langsung pidato emosional Vedder tentang penyakit tersebut.
 

Latar Belakang Tur & Album Terbaru

Momen serius ini terjadi di tengah tur dunia untuk mempromosikan album terbaru mereka, Dark Matter, yang dirilis pada 22 Juni 2024. Tur ini mencakup berbagai negara di Eropa, dan rencana kelanjutan di Amerika Utara, Australia, dan Selandia Baru.
 
Pengalaman ini menjadi pengingat kuat bahwa di balik gaya hidup tur yang sering tampak glamor, para musisi juga menghadapi tantangan fisik dan emosional yang sangat nyata bahkan bisa terasa seperti pertarungan untuk bertahan hidup. Vedder sendiri mengaku bahwa pengalaman tersebut akan tetap terpatri dalam ingatan mereka, baik sebagai individu maupun sebagai band. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan