Logo Spotify (Foto: Spotify Newsroom)
Logo Spotify (Foto: Spotify Newsroom)

Eksklusif: Spotify Catat Pertumbuhan Musik Indie Indonesia Naik 20 Persen

Rafi Alvirtyantoro • 27 Juni 2026 09:31
Ringkasnya gini..
  • Konsumsi musik indie di Spotify Indonesia tumbuh konsisten sebesar 20 persen dari tahun ke tahun.
  • Platform streaming Spotify berkomitmen penuh mewadahi musisi independen dan lokal lewat kurasi daftar putar khusus.
  • Pertumbuhan royalti musik di Indonesia mencatat lonjakan signifikan hingga 16 persen pada tahun 2025.
Jakarta: Minat masyarakat Indonesia terhadap musisi indie meningkat sebesar 20 persen di Spotify dari tahun ke tahun. Angka ini dinilai menjadi bukti ekosistem konsumsi yang sangat sehat di industri musik Tanah Air.
 
Musisi indie saat ini telah menguasai tangga lagu di Spotify. Salah satunya adalah Sal Priadi yang masuk ke dalam Daily Top 50 Indonesia dengan lagu “Ada titik-titik di ujung doa.”

Komitmen Spotify Sejak Awal

Kehadiran para musisi indie memberikan keberagaman warna di Spotify. Namun ternyata, entitas mereka telah menjadi salah satu komitmen platform musik tersebut sejak awal beroperasi.
 
“Sejak awal beroperasi, komitmen kami adalah selalu mendukung dan mewadahi semua jenis musik. Musik indie bahkan menjadi salah satu genre dan komunitas pertama yang kami rangkul sejak kami meluncur sepuluh tahun lalu,” jelas Head of Music Spotify South East Asia, Kossy Ng, dalam wawancara bersama Medcom.id pada Kamis, 25 Juni 2026.

Spotify sendiri memiliki daftar putar (playlist) khusus untuk para musisi indie, seperti "Indienesia". Bahkan, playlist "Suara dari Indonesia" banyak memuat karya musisi indie serta musisi daerah di dalamnya.  

Pertumbuhan Angka Pemutaran

Pada kesempatan itu, Kossy mengungkapkan bahwa musisi indie mengalami pertumbuhan angka pemutaran di Spotify sebesar 20 persen.
 
“Jika melihat angka statistiknya, angka pemutaran untuk musisi indie tumbuh sekitar 20% dari tahun ke tahun. Ini menunjukkan ekosistem konsumsi yang sangat sehat,” ungkap Kossy.  

Penyaluran Royalti Musik

Sementara itu, Spotify melaporkan bahwa mereka telah menyalurkan royalti musik lebih dari 11 miliar dollar AS (Rp197,93 triliun) pada tahun 2025 yang didapatkan dari iklan dan langganan. Indonesia menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan royalti yang sangat signifikan, yaitu sekitar 16% pada tahun 2025.
 
Kossy menyampaikan bahwa royalti musik yang telah dikumpulkan oleh Spotify telah tersalurkan dengan baik kepada para musisi indie.
 
“Saya bisa katakan aliran pendapatan ini sudah terdistribusi dengan baik ke berbagai lapisan musisi,” ujar Kossy.
 
“Tentu saja, semakin sering pengguna mendengarkan dan menemukan lagu baru, maka royalti yang mengalir ke para musisi tersebut juga akan semakin besar,” pungkasnya.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA