Berakhirnya Masa Jabatan Yang Min-suk
The Bell melaporkan bahwa CEO YG Entertainment, Yang Min-suk, sudah tidak lagi menjabat sebagai Direktur Non-Eksekutif di THEBLACKLABEL per 20 Desember 2025. Pihak THEBLACKLABEL mengonfirmasi bahwa mundurnya Yang Min-suk disebabkan oleh berakhirnya masa jabatan resmi yang bersangkutan.Yang Min-suk diketahui pertama kali bergabung dengan jajaran direksi THEBLACKLABEL sebagai Direktur Eksekutif pada tahun 2021. Sejak kembali menjabat sebagai Co-CEO YG Entertainment pada 2022, ia beralih peran menjadi Direktur Non-Eksekutif namun tetap terlibat dalam pengambilan keputusan strategis perusahaan.
Sebelum era Yang Min-suk, posisi direksi diisi oleh mantan CEO YG Entertainment, Hwang Bo-kyung, yang menjabat sebagai Direktur Eksekutif THEBLACKLABEL dari tahun 2016 hingga 2021.
Pencapaian Tata Kelola Mandiri
Dengan mundurnya Yang Min-suk, untuk pertama kalinya tidak ada lagi figur dari YG Entertainment dalam jajaran direksi THEBLACKLABEL. Pengamat menilai hal ini sebagai pencapaian tata kelola mandiri setelah sepuluh tahun berdiri sejak pertama kali diluncurkan sebagai label di bawah naungan YG Entertainment pada tahun 2016.THEBLACKLABEL sebenarnya telah mulai mengupayakan manajemen mandiri sejak tahun 2020. Selain memproduksi lagu untuk artis YG Entertainment, mereka juga gencar merekrut artis baru serta memperkuat lini manajemen dan produksi album secara internal.
Hingga saat ini, THEBLACKLABEL diketahui menaungi sejumlah artis ternama, mulai dari Taeyang, Jeon Somi, Rosé BLACKPINK, MEOVV, ALLDAY PROJECT, hingga aktor Park Bo-gum.
Baca Juga :
Bos HYBE Bang Si-hyuk Lolos Penahanan Sementara
Penurunan Signifikan Saham YG Entertainment
Secara bertahap, pengaruh YG Entertainment dalam struktur kepemilikan kian terkikis. Hingga tahun 2019, YG menguasai 45% plus satu saham THEBLACKLABEL yang menjadikannya sebagai anak perusahaan. Namun, sejak 2020, status tersebut berubah menjadi perusahaan asosiasi.Seiring masuknya investasi eksternal sejak 2021, persentase saham YG di THEBLACKLABEL merosot tajam; dari 27,6% pada akhir 2023, angka tersebut kini menyusut hingga tersisa 14,55% pada akhir tahun lalu.
Strategi Menuju IPO dengan Tenaga Profesional
Saat ini, operasional perusahaan dipimpin oleh para profesional eks Pearl Abyss. Sosok kuncinya adalah CEO Jung Kyung-in yang bergabung pada akhir 2022, serta CFO Cho Seok-woo yang direkrut tahun lalu. Mengingat keduanya adalah tokoh utama di balik suksesnya IPO Pearl Abyss di KOSDAQ, langkah ini diinterpretasikan sebagai strategi matang menuju IPO.Melalui perombakan ini, THEBLACKLABEL dinilai telah memiliki fondasi fisik maupun SDM yang mumpuni untuk menjalankan manajemen otonom. Saat ini, perusahaan juga tengah berupaya menghimpun dana segar melalui investasi senilai puluhan miliar Won (sekitar Rp116,9 miliar) dari raksasa industri seperti KRAFTON hingga Tencent.
Sinyal Kuat Independensi Agensi
Seorang sumber dari industri mengatakan bahwa absennya Yang Min-suk menjadi pertanda bahwa THEBLACKLABEL telah lepas dari YG Entertainment. Hal ini memungkinkan agensi tersebut untuk bergerak secara lebih leluasa."Mundurnya Yang Min-suk dari jajaran direksi adalah sinyal kuat bahwa THEBLACKLABEL tidak lagi berada di bawah sistem kendali YG," ujar seorang sumber industri, dikutip dari The Bell pada Selasa, 28 April 2026.
"Dengan pengambilan keputusan dewan direksi yang kini sepenuhnya mandiri, mereka diprediksi akan melakukan investasi agresif guna memaksimalkan valuasi saat IPO nanti,” lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News