Baru-baru ini, para penggemar mulai menyadari bahwa trek tersebut tak lagi bisa didengarkan di platform musik digital Spotify. Video musik “Remember Me” di akun YouTube resmi Netflix maupun League of Legends juga tidak lagi tersedia.
Layanan streaming seperti Spotify dan Apple Music sedang menghadapi desakan untuk menghapus seluruh lagu d4vd dari platform mereka. Sebuah kelompok advokasi musik, Industry Blackout, pun meluncurkan petisi.
“Industri musik memiliki tanggung jawab yang melampaui aspek komersial,” tegasnya, dikutip dari NME.

Tangkapan layar lagu d4vd di Spotify (Foto: Medcom.id)
D4vd mulai menciptakan musik orisinal pada tahun 2021 untuk mengiringi video montase permainan Fortnite buatannya sendiri. Sejak saat itu, ia mulai diajak berkolaborasi dalam mengisi soundtrack untuk berbagai permainan video.
Pada tahun 2023, ia berkolaborasi dengan 21 Savage dalam lagu “Call Me Revenge” untuk Call Of Duty: Modern Warfare 3. Setahun kemudian, ia bekerja sama dengan Riot Games untuk single “Remember Me”.
Karya yang penuh perenungan dan bernuansa nostalgia ini ditampilkan dalam soundtrack musim kedua serial Netflix Arcane yang terinspirasi dari permainan League of Legends.
Awal tahun ini, David Anthony Burke—nama asli d4vd—ditetapkan sebagai tersangka dalam penyelidikan dewan juri besar terkait dugaan pembunuhan gadis berusia 14 tahun dengan nama Celeste Rivas Hernandez.
Jenazahnya ditemukan dalam kondisi sangat membusuk di bagasi mobil Tesla yang terdaftar atas nama Burke pada bulan September kemarin. Bulan lalu, ia didakwa atas pembunuhan tersebut.
Selama persidangan, disebutkan bahwa D4vd memiliki koleksi pornografi anak dalam jumlah yang besar pada saat ia ditangkap. Jaksa penuntut juga menuduh penyanyi tersebut memotong-motong jenazah Hernandez menggunakan alat-alat yang dibelinya secara daring.
Sejak saat itu, kolaborasinya dengan Laufey, Damiano David, Kali Uchis, dan lainnya telah dihapus dari platform digital. D4vd juga sudah diputus kontrak oleh labelnya, Interscope. Bulan lalu, Fortnite secara otomatis mengembalikan uang kepada para pemain yang membeli kosmetik bertema D4vd dari toko daring mereka.
Burke telah didakwa dengan pembunuhan tingkat pertama, pembunuhan demi keuntungan finansial, dan pembunuhan terhadap seorang saksi dalam penyelidikan. D4vd turut mengajukan pembelaan tidak bersalah.
Pengacaranya berjanji akan membela dengan gigih ketidakbersalahannya dan menyatakan bahwa bukti-bukti akan menunjukkan bahwa kliennya tidak membunuh Celeste.
Jika dinyatakan bersalah, Burke dapat menghadapi hukuman mati atau penjara seumur hidup tanpa hak pembebasan bersyarat.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News