Penyanyi d4vd (Foto:Instagram @d4vddd)
Penyanyi d4vd (Foto:Instagram @d4vddd)

Sidang d4vd: Jaksa Beberkan Bukti Pembelian Gergaji Diduga untuk Mutilasi

Basuki Rachmat • 30 April 2026 16:16
Ringkasnya gini..
  • Sidang d4vd ungkap dugaan pembunuhan dan mutilasi anak, jaksa paparkan pembelian alat yang dinilai sebagai bagian dari rencana kejahatan.
  • Jaksa beberkan kronologi pembelian sekop, gergaji, hingga kantong mayat oleh d4vd, disebut pakai nama palsu sebelum kasus terungkap.
  • Karier d4vd yang sempat bersinar kini terhenti, tur dibatalkan setelah terseret kasus dugaan pelecehan dan pembunuhan anak.
Jakarta: Penyanyi asal Amerika Serikat, d4vd, kembali menjalani proses persidangan pada Rabu, 29 April 2026, terkait dugaan kasus pelecehan seksual dan pembunuhan terhadap seorang anak di bawah umur bernama Celeste Rivas Hernandez.
 
Dalam persidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) memaparkan sejumlah temuan yang tercantum dalam berkas perkara. 
 
Salah satu poin yang mencuat adalah dugaan adanya perencanaan matang dari terdakwa, termasuk pembelian berbagai peralatan yang diduga digunakan untuk melakukan aksi kejahatan mutilasi.

"Yang menarik, terdakwa membeli peralatan untuk melaksanakan rencananya memutilasi dan membuang tubuh korban," ungkap pihak JPU, dikutip dari Music News, pada Kamis, 30 April 2026
 
JPU kemudian merinci kronologi pembelian tersebut. Pada 24 April 2025, d4vd disebut memesan sekop dari Home Depot yang dikirimkan ke kediamannya melalui layanan pengantaran. 
"Pada tanggal 24 April 2025, terdakwa memesan sekop dari Home Depot yang diantarkan ke rumahnya melalui Postmates," lanjut mereka menerangkan kronologi kejadian. 
 
Selanjutnya, pada 1 Mei 2025, dua gergaji mesin dilaporkan dipesan melalui situs Amazon oleh terdakwa.
 
"Pada tanggal 1 Mei 2025, terdakwa memesan, dan kemudian Amazon mengirimkan, dua gergaji mesin ke rumahnya,” tutur pihak JPU.
 
Tak berhenti di situ, pada 5 Mei 2025, terdakwa kembali melakukan pembelian sejumlah barang lain, seperti kantong mayat, kantong cucian berat, hingga kolam renang tiup berwarna biru. Dalam transaksi tersebut, ia diduga menggunakan nama samaran “Victoria Mendez”.
 
"Pada tanggal 5 Mei 2025, terdakwa memesan, dan Amazon kemudian mengirimkan, kantong mayat, kantong cucian tugas berat, dan kolam renang tiup berwarna biru ke rumahnya. Dia melakukan pembelian ini dengan menggunakan nama palsu Victoria Mendez,” tutup pihak Jaksa.

Profil Singkat D4vd

D4vd, dilafalkan sebagai “David,” menjadi viral di TikTok pada tahun 2022 berkat lagu hitnya “Romantic Homicide,” yang mencapai posisi ke-4 di tangga lagu Billboard Hot Rock & Alternative Songs. Setelah menandatangani kontrak dengan Darkroom dan Interscope Records, D4vd merilis EP debutnya Petals to Thorns dan album lanjutan The Lost Petals pada tahun 2023.
Saat jenazah Rivas Hernandez ditemukan, D4vd sedang dalam tur untuk mempromosikan album penuh pertamanya, Withered. Lagu tema resmi pertama Fortnite, “Locked & Loaded”, yang ia kolaborasikan dengan Epic Games pun baru saja dirilis. 
 
Dua pertunjukan terakhir tur di Amerika Utara, San Francisco dan Los Angeles, bersama dengan pertunjukan yang dijadwalkan di Grammy Museum LA dibatalkan. Begitu pula tur Eropa yang seharusnya dimulai di Norwegia. 
 

 

 

 

 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA