Lewat karya ini, kuartet yang digawangi Fathia Izzati (vokal), Faiz Novascotia Saripudin (vokal, gitar), Nugi Wicaksono (bas), dan Era Patigo (drum) menghadirkan eksplorasi musikal sekaligus perenungan spiritual tentang relasi manusia dengan Sang Pencipta.
Maxi-single ini diproduseri oleh Wisnu Ikhsantama dan turut menyertakan versi bahasa Indonesia bertajuk Jauh, yang sebelumnya telah diperkenalkan dalam album keempat mereka, Who Knows Where Life Will Take You?. Album tersebut mendapat sambutan positif dari pendengar musik Tanah Air.
Lahir dari Perenungan di Bali

Fathia Izzati mengungkapkan bahwa "Close to You" ditulis saat proses penggodokan materi album di Bali pada 2024. Lagu ini lahir dari pengalaman spiritual pribadinya.
“Close to You’ adalah lagu tentang mendekatkan diri kepada Sang Pencipta atau Yang Maha Tinggi yang kita yakini. Lagu ini menceritakan kesadaran bahwa kita membutuhkan-Nya serta berkah-Nya di hidup ini,” kata Fathia dalam siaran pers yang diterima oleh Medcom.id.
Ia mengaku mengalami momen pencerahan yang membuatnya ingin lebih mendalami agama. Saat menatap langit biru Bali, Fathia terdorong menuliskan rasa syukur sekaligus pergulatan batin sebagai manusia yang tak luput dari kesalahan.
“Saya mengalami pencerahan spiritual yang membuat saya ingin mendekati-Nya dan mendalami agama. Saat sedang di Bali, saya menatap langit biru yang indah dan berpikir, ‘Saya ingin menulis lagu tentang betapa bersyukurnya bisa hidup di dunia yang Dia ciptakan. Saya telah banyak berbuat buruk, sebagaimana layaknya manusia, jadi bagaimana caranya bisa membalas budi?," lanjutnya.
Fathia mulai menulis lagu ini dalam bahasa Inggris seperti halnya seluruh diskografi Reality Club ketika itu, namun kemudian memutuskan untuk juga menulis lirik versi bahasa Indonesia dengan bantuan Nugi. Meski demikian, bukan berarti versi Inggris dan Indonesia ini sekadar terjemahan.
Awalnya lagu ini ditulis dalam bahasa Inggris, mengikuti tradisi diskografi Reality Club. Namun kemudian, Fathia bersama Nugi menggarap versi bahasa Indonesia. Menariknya, kedua versi tersebut bukan sekadar terjemahan.
“Walau musik instrumentalnya sama, melodi vokal dan bahkan liriknya berbeda. Versi Inggris ditulis dari sudut pandang seseorang yang berusaha bersyukur dan mendekati Tuhan, sementara yang bahasa Indonesia menceritakan berada jauh dari Tuhan dan bertanya apakah masih bisa diselamatkan walau telah tersesat jauh,” kata Fathia.
“Seperti ada dua roh yang berbeda di lagu ini. Pesannya sama namun dengan dua cara penyampaian yang berbeda," tutur Faiz menambahkan.
Digarap di Bangkok, Hadirkan Nuansa Atmosferik
Kedua versi "Close to You" direkam pada Februari 2025 di Tree Recording Studio, Bangkok, Thailand, bersama Gerry Roithart dan Upi Maajid yang turut mengisi gitar dan synthesizer.Dari tiga produser yang terlibat di album, Reality Club sepakat menunjuk Wisnu Ikhsantama yang telah bekerja sama dengan mereka sejak album What Do You Really Know? (2019), untuk menangani lagu ini.
“Harus Tama karena ia orang yang sangat spiritual dan saya yakin ia akan paham visinya,” ujar Fathia.
“Tama meningkatkan, memacu, dan menyulap lagunya menjadi seperti yang kita bisa dengar ini,” timpal Nugi.
Sejak dilepas pada tahun lalu, “Close to You/Jauh” mencuri perhatian berkat atmosfer musiknya yang ambient dan lirik yang reflektif. Fathia bahkan mengaku terkejut dengan respons pendengar baru.
“Saya terkejut kami mendapat banyak pendengar baru. Yang suka musik ambient yang lebih santai dan belum tentu menikmati karya kami sebelumnya mungkin baru cocok dengan lagu ini. Ini juga pertama kalinya kami mengangkat topik religius/spiritual,” katanya.
Setelah sempat membocorkan sebagian liriknya di berbagai panggung, para Goddess Rockstars (sebutan penggemar Reality Club) akhirnya dapat menikmati versi bahasa Inggris "Close to You" secara utuh.
“Kami bimbang memilih yang masuk album karena keduanya sama-sama bagus. Jadi saya sangat senang versi bahasa Inggris ini akhirnya bisa dirilis,” kata Faiz.
Era pun menyebut proses rekaman lagu ini sebagai salah satu pengalaman terbaiknya sebagai musisi. Sementara Nugi menambahkan bahwa kedua versi lagu memiliki makna mendalam dan terasa magis saat dimainkan di atas panggung.
Dirilis di seluruh platform musik digital pada 20 Februari 2026, "Close to You" diharapkan dapat menjadi teman refleksi bagi pendengar, tak hanya selama Ramadan, tetapi juga dalam perjalanan spiritual masing-masing.
“Kami berharap lagu ini bisa mengiringi momen-momen refleksi dan kontemplasi di bulan suci ini maupun sesudahnya,” tutup Fathia Izzati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News