Dalam video tersebut, Karina terlihat menyantap menu sahur dari nasi kotak dengan beralaskan karpet biru. Foto mendiang Epy Kusnandar yang sudah dibingkai pun disandarkan di atas kakinya selama ia makan.
“Asalamualikum Papi.... Sahur Pih.. Bahagianya malam ini bisa sahur bareng Papi,” tulis Karina Ranau dalam keterangan unggahannya.
Momen Sahur Bersama Keluarga dan Karyawan
Karina Ranau tidak sendirian dalam momen tersebut. Ia mengajak beberapa orang lainnya, termasuk keluarga dan karyawan di tempat usahanya. Salah satu sosok yang terlihat hadir adalah Quentin Stanislavski Kusnandar, putra dari pernikahannya dengan Epy Kusnandar.Tak hanya itu, video tersebut juga memperlihatkan human standee atau replika diri Epy Kusnandar yang didirikan di dekat mobil angkutan kota berwarna merah.
Menuai Pro dan Kontra Warganet
Aksi Karina Ranau yang melakukan sahur di pemakaman ini memicu berbagai reaksi dari warganet. Sejumlah pihak menilai bahwa tindakan tersebut berlebihan.“Banyak yg merasakan kehilangan tapi gak gini gini amat,” tulis seorang warganet.
“Beliau gak butuh datang sahur di makam nya beliau BUTUH DOA DOANG,” tambah warganet lainnya.
“Kudu ada ustd nasihatin kya gini ga dibenarkan juga maaf teh ,banykin ngaji sibukan dngan aktfts poatif pengajian dll.itu jatuh y meratapi dan agama melarang,” tulis warganet yang lain.
Tanggapan Karina Ranau Atas Kritik
Menyadari aksinya menuai kritik dan perdebatan, Karina Ranau pun memberikan tanggapan singkat. Ia berpesan agar tindakan yang dilakukannya tersebut tidak diikuti oleh orang lain.“Jangan di Tiru ya gak baik,” tulis Karina dalam kolom komentar unggahannya.
Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025, pukul 14.24 WIB di usia 61 tahun akibat penyumbatan pembuluh darah di batang otak. Jenazah telah dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, pada Kamis, 4 Desember 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News