Fannita (Foto: instagram)
Fannita (Foto: instagram)

Fannita Posumah Kesulitan Tahan Emosi saat Rekam Ulang "Jadi Aku (Sekali Saja)"

Elang Riki Yanuar • 15 Oktober 2026 07:00
Ringkasnya gini..
  • Fannita mengaku kesulitan mengendalikan emosi saat merekam ulang Jadi Aku (Sekali Saja) karena penghayatan mendalam membuat suaranya bergetar.
  • Fannita merilis ulang Jadi Aku (Sekali Saja) dengan aransemen lebih emosional tanpa menghilangkan pesan asli lagu yang dirilis lima tahun lalu.
  • Fannita berharap versi terbaru Jadi Aku (Sekali Saja) bisa menjadi ruang bagi pendengar untuk meluapkan emosi dan berdamai dengan perasaan mereka.
Jakarta: Penyanyi Fannita Posumah mengaku kesulitan mengendalikan emosi saat merekam ulang lagu "Jadi Aku (Sekali Saja)". Penghayatan mendalam terhadap lirik lagu tersebut membuat suaranya terkadang bergetar dan perasaannya campur aduk selama proses rekaman.

Fannita merilis kembali "Jadi Aku (Sekali Saja)", lagu yang pertama kali diperkenalkan sekitar lima tahun lalu. Perilisan ulang ini menjadi langkah Fannita untuk memperkenalkan kembali karya tersebut dengan nuansa musik yang berbeda setelah comeback melalui single Temukan.

"Setelah comeback lewat single Temukan, aku ingin menghadirkan kembali Jadi Aku (Sekali Saja) yang sudah sekitar lima tahun lalu dirilis. Aku merasa ini momen yang tepat untuk memperkenalkan kembali lagu ini dengan warna musik yang lebih fresh, lebih deep, dan emosional, tanpa menghilangkan esensi aslinya yang tetap mewakili perasaan banyak orang," ujar Fannita kepada awak media.

Dalam proses pengerjaan versi terbaru, Fannita menghadirkan aransemen yang lebih emosional tanpa mengubah inti pesan lagu. Agung Exo selaku pencipta lagu turut memberikan ide untuk memperbarui sejumlah bagian agar karakter musiknya terasa lebih mendalam.
Menurut Fannita, perubahan aransemen menjadi salah satu pembeda utama antara versi terbaru dan versi yang dirilis lima tahun lalu. Meski menawarkan nuansa berbeda, dia menilai kedua versi tetap memiliki keunikan masing-masing.

"Perbedaan paling menonjol tentu ada di aransemen musik dan beberapa bagian lagu yang di-improve. Untuk versi terbaru ini, ide dari Kak Agung Exo selaku pencipta lagu, sehingga aransemen yang dihadirkan terasa lebih deep, emosional, dan lebih menyentuh," kata Fannita.

Dia juga menegaskan bahwa pembaruan tersebut tidak dimaksudkan untuk menghilangkan karakter asli Jadi Aku (Sekali Saja). Lagu itu tetap mempertahankan pesan emosional yang dinilai dekat dengan pengalaman banyak orang, tetapi disampaikan melalui pendekatan musik yang lebih segar.

"Tapi menurut aku, kedua versi punya keunikan masing-masing dan sama-sama bagus, hanya menawarkan nuansa yang berbeda," lanjutnya.

Meski sudah pernah membawakan lagu tersebut, Fannita menghadapi tantangan tersendiri ketika harus merekam ulang "Jadi Aku (Sekali Saja)". Kedekatan emosional dengan lagu membuatnya perlu menjaga keseimbangan antara penghayatan dan kontrol vokal.

"Jujur, tantangan terbesar buat aku adalah mengendalikan emosi saat proses rekaman. Karena lagu ini cukup emosional buat aku, kadang saat sudah terlalu menghayati, suara aku ikut bergetar dan perasaan jadi campur aduk," ungkapnya.

Fannita mengatakan dirinya harus menjaga suasana hati agar emosi yang disampaikan melalui vokal tetap terdengar alami. Baginya, menyampaikan kesedihan atau perasaan mendalam bukan sekadar soal menyanyikan lirik, tetapi juga memastikan pesan lagu dapat diterima pendengar.

"Aku juga harus bisa menjaga mood supaya emosi yang aku sampaikan tetap terasa natural dan sampai ke pendengar. Jadi, tantangan terbesarnya memang bagaimana aku bisa mengontrol emosi, tetapi tetap menyampaikan perasaan yang dalam lewat lagu ini," ujarnya.
Di balik tantangan tersebut, Fannita berharap versi terbaru Jadi Aku (Sekali Saja) dapat menjadi teman bagi pendengar yang sedang menghadapi berbagai persoalan emosional. Dia ingin lagu itu memberi ruang bagi orang-orang untuk mengungkapkan perasaan yang selama ini sulit disampaikan.

"Harapan aku, semoga teman-teman menyukai lagu ini dan bisa menjadikannya semacam terapi untuk meluapkan emosi dan perasaan yang selama ini terpendam. Semoga setelah mendengarkan lagu ini, kalian bisa merasa lebih lega, lebih baik, dan bisa berdamai dengan perasaan kalian sendiri," kata Fannita.

Perilisan ulang ini juga menjadi bagian dari perjalanan Fannita dalam menyiapkan karya musik berikutnya. Dia mengisyaratkan akan menghadirkan materi baru dengan pendekatan yang tetap mengedepankan kedalaman emosi.

"Aku sudah menyiapkan project berikutnya yang pastinya akan lebih deep dan emosional. Akan ada banyak kejutan juga ke depannya," tutup Fannita.









 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA