Big Hit Music membenarkan kabar tersebut, namun kini masih dalam proses diskusi dengan pihak-pihak terkait. Tak hanya Gwanghwamun Square, pertunjukan juga digelar di sejumlah situs warisan budaya utama seperti Istana Gyeongbokgung dan Sungnyemun Gate.
“Diskusi sedang berlangsung, dan kami akan memberikan pengumuman resmi setelah lokasi dan jadwalnya ditetapkan,” ujar Big Hit Music, dikutip dari The Chosun Daily, Selasa, 20 Januari 2026.
| Baca juga: Resmi! BTS Bakal Kembali Konser di Jakarta |
Sementara itu, Maeil Business News Korea melaporkan Korea Heritage Service telah memberikan persetujuan bersyarat untuk rencana penggunaan Gwanghwamun Square dan area sekitar Gyeongbokgung Palace untuk pertunjukan BTS.
“Sebagai hasil dari tinjauan oleh Subkomite the Royal Palaces and Royal Tombs, kami telah menyetujui secara bersyarat permohonan Hybe untuk menggunakan area Lapangan Gwanghwamun dan Istana Gyeongbokgung,” demikian pernyataan Korea Heritage Service.
“Kami akan membentuk Subkomite untuk meninjau rencana-rencana detail dan mengevaluasi dampaknya terhadap warisan budaya,” tambahnya.
| Baca juga: Makna 'Arirang', Judul Album Terbaru BTS yang Rilis 20 Maret |
Namun, persetujuan dari Korea Heritage Service saja tidak cukup. Penggunaan Gwanghwamun Square juga memerlukan persetujuan dari otoritas terkait seperti Pemerintah Metropolitan Seoul dan Badan Kepolisian Nasional Korea (KNPA).
Konser ini direncanakan berlangsung akhir Maret 2026, bersamaan dengan comeback BTS yang dijadwalkan pada 20 Maret 2026 dengan album penuh ke-5 bertajuk Arirang.
Album tersebut nantinya akan menampilkan total 14 lagu yang menggambarkan identitas grup, rasa kerinduan, serta cinta yang mendalam. Perilisan akan menjadi comeback pertama BTS sebagai grup setelah lebih dari 3 tahun vakum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News