Melansir laporan dari The Sun, pada Selasa, 16 Juni 2026, festival musik rock dan metal terbesar di Inggris yang digelar di Donington Park, Leicestershire, itu dihadiri sekitar 80 ribu penonton. Namun perhatian publik justru tertuju pada aksi tak senonoh yang diduga dilakukan sepasang pengunjung di salah satu wahana bianglala yang berada di lokasi acara.
Peristiwa tersebut disebut terjadi sesaat sebelum Guns N' Roses tampil sebagai headliner pada Sabtu, 13 Juni 2026. Rekaman kejadian itu kemudian beredar luas dan memicu perbincangan di media sosial.
Salah seorang saksi mata mengaku terkejut ketika tanpa sengaja menyaksikan kejadian tersebut dari area bawah wahana.
"Saya belum pernah melihat kejadian seperti ini seumur hidup. Mereka benar-benar melakukannya di dalam kabin kaca transparan tepat di atas kepala semua orang pada waktu tersibuk malam itu, sesaat sebelum Guns N' Roses tampil," tutur saksi tersebut.
Menurutnya, pasangan tersebut kemungkinan mengira kabin bianglala menggunakan kaca gelap sehingga aksi tak senonoh mereka tidak dapat terlihat oleh pengunjung lain.
"Kacanya sama sekali tidak gelap, bahkan sangat bersih tanpa noda, jadi Anda bisa melihat semuanya dengan sangat jelas dari bawah. Saya hanya berharap petugas langsung membersihkan kabin itu setelah mereka keluar," tuturnya.
Pihak Kepolisian Inggris Lakukan Penyelidikan
Viralnya video tersebut membuat pihak berwenang turun tangan. Kepolisian Leicestershire mengonfirmasi bahwa mereka tengah menyelidiki insiden tersebut dan berkoordinasi dengan pihak penyelenggara Download Festival.Dalam pernyataan resminya, pihak kepolisian menyebut telah mengetahui adanya video yang memperlihatkan dua orang diduga melakukan tindakan tidak senonoh saat berada di atas wahana bianglala selama festival berlangsung.
"Petugas kami telah mengetahui adanya video yang beredar di media sosial mengenai dua orang yang bertindak tidak senonoh saat berada di atas bianglala di festival Download akhir pekan ini. Insiden tersebut saat ini sedang diselidiki dan petugas tengah berkomunikasi dengan pihak penyelenggara festival," ujar juru bicara Kepolisian Leicestershire.
"Penyelidikan masih terus berlangsung dan polisi sedang berupaya mengidentifikasi orang-orang yang terlibat," lanjut keterangan resmi tersebut.
Hingga berita ini diturunkan identitas dari pasangan tersebut masih belum diketahui. Namun apabila berhasil diidentifikasi dan terbukti melakukan pelanggaran, keduanya berpotensi menghadapi proses hukum terkait dugaan tindakan tidak senonoh di ruang publik.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda