Jakarta: Aktris Davina Karamoy memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana jemaah umrah yang menyeret nama Hanania Travel.
Pemeran film Ipar Adalah Maut itu terlihat hadir di Polda Metro Jaya pada Kamis, 18 Juni 2026, untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam proses penyidikan yang masih berlangsung.
Kedatangan Davina langsung menjadi perhatian awak media yang telah menunggu di lokasi. Meski demikian, kekasih musisi Ardhito Pramono tersebut memilih untuk tidak banyak berkomentar dan fokus menjalani agenda pemeriksaannya.
Davina datang didampingi kuasa hukum serta sang adik laki-laki. Mengenakan busana serba hitam, ia sempat melemparkan senyum kepada wartawan sebelum memasuki gedung pemeriksaan.
Saat ditanya mengenai status kehadirannya, Davina membenarkan bahwa dirinya dipanggil oleh penyidik sebagai saksi dalam perkara tersebut.
"Iya," jawab Davina singkat sambil menganggukkan kepala.
Tak banyak pernyataan yang disampaikan aktris muda itu. Setelah memberikan jawaban singkat kepada wartawan, Davina langsung meminta izin masuk ke dalam gedung untuk melanjutkan proses pemeriksaan.
Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana jemaah umrah yang melibatkan Hanania Travel belakangan menjadi sorotan publik. Dalam perkara tersebut, Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan Rachman, telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini menjalani proses hukum lebih lanjut.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin, sebelumnya mengungkapkan bahwa sebagian dana milik jemaah diduga digunakan untuk membayar sejumlah influencer guna mempromosikan layanan perusahaan.
Selain Davina, sejumlah figur publik juga telah dimintai keterangan oleh penyidik sebagai saksi. Beberapa di antaranya adalah Keanu Angelo, Thariq Halilintar, Aaliyah Massaid, Anwar BAB, Praz Teguh, Roger Danuarta, serta Cut Meyriska.
Pemeriksaan terhadap para influencer dan publik figur tersebut dilakukan untuk mendalami aliran dana promosi yang diduga berasal dari dana milik para jemaah umrah. Hingga kini, penyidik masih terus mengembangkan kasus dan menelusuri pihak-pihak yang terkait dalam perkara tersebut.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan