Sejumlah perusahaan telah menarik kampanye iklan yang menampilkan anggota grup K-Pop ASTRO tersebut. Hal itu dilakukan setelah sang penyanyi sekaligus aktor terjerat dugaan penghindaran pembayaran pajak 20 miliar won atau sekitar Rp229 miliar.
Melansir dari Korea JoongAng Daily, media tersebut menemukan bahwa jaringan Bank Korea Selatan Shinhan telah membatasi akses dari semua video iklan yang menampilkan Cha Eun-woo di kanal YouTube dan platform lainnya per Jumat (23/1).
Sejak awal tahun 2025, Eun-woo telah menjadi model iklan untuk layanan keuangan bank itu dan menggantikan aktor Kim Soo-hyun. Soo-hyun juga sebelumnya dicopot oleh bank tersebut usai dugaan berkencan dengan anak di bawah umur.
Tak hanya Bank Shinhan, merek perawatan kulit Abib juga membuat video iklan yang menampilkan Eun-woo menjadi privat di YouTube, Instagram, dan X. Padahal, idola berusia 28 tahun itu terpilih sebagai duta global mereka sejak Agustus tahun lalu.
Perusahaan perawatan kesehatan BodyFriend telah membuka diskusi untuk menggantikan posisi Cha Eun-woo sebagai ambasador dengan seseorang bukan dari kalangan artis baru-baru ini. Namun, menurut laporan Money S, hal tersebut tidak ada kaitannya dengan tuduhan pajak.
Cha Eun-woo dituduh menghindari pajak senilai 20 miliar won (Rp229 miliar) dengan mendirikan perusahaan fiktif atas nama ibunya. Pihak berwajib dari Biro Investigasi 4 Kantor Pajak Regional Seoul mulai menyelidiki Cha Eun-woo pada musim semi 2025 atas dugaan tersebut.
Sebelum mendaftar wajib militer pada Juli tahun lalu, member ASTRO itu juga dilaporkan telah diberitahu tentang penilaian pajak tambahan yang melebihi 20 miliar won dalam pajak penghasilan dan pajak lainnya.
Berdasarkan laporan tersebut, permasalahan bagi Layanan Pajak Nasional (NTS) adalah struktur pendapatan Cha Eun-woo. Meskipun sudah bernaung dalam satu agensi, Fantagio, Cha Eun-woo diduga telah mendirikan perusahaan keluarga terpisah yang didirikan ibunya (Perusahaan A), di mana kedua pihak menandatangani perjanjian layanan.
Cara tersebut diduga menjadi jalan pintas untuk mengurangi pajak dengan membagi pendapatannya antara Fantagio, perusahaan itu, dan dirinya sendiri.
Oleh karena itu, NTS menilai Perusahaan A sebagai "perusahaan fiktif" yang tidak memberikan layanan substantif. Mereka menyimpulkan bahwa Cha Eun-woo telah gagal membayar pajak penghasilan lebih dari 20 miliar won.
Respons Agensi Cha Eun-woo
Fantagio, selaku agensi yang menaungi sang artis, mempertanyakan status perpajakan perusahaan milik ibu dari aktor sekaligus penyanyi tersebut.“Poin utama dalam masalah ini adalah apakah perusahaan yang didirikan oleh ibu Cha Eun-woo masuk dalam kategori entitas yang wajib dikenakan pajak substantif,” ujar Fantagio, dikutip dari Soompi, Kamis (22/1).
Pihak agensi menjelaskan bahwa hingga saat ini mereka belum menerima pemberitahuan resmi mengenai perkara tersebut. Meski demikian, Fantagio berkomitmen untuk memberikan klarifikasi sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
Selain itu, Fantagio memastikan akan bersikap kooperatif selama proses penyelidikan berlangsung. Agensi juga menegaskan bahwa Cha Eun-woo senantiasa patuh pada hukum dan aturan perpajakan sebagai warga negara yang bertanggung jawab.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News