Raye (Foto: Medcom/Rafi)
Raye (Foto: Medcom/Rafi)

Jenuh dengan Tema Galau, Raye Tak Mau Menulis Lagu Lagi Sebelum Jatuh Cinta

Rafi Alvirtyantoro • 31 Maret 2026 18:37
Ringkasnya gini..
  • Raye mengaku tak akan menulis musik lagi sampai ia benar-benar jatuh cinta, meski baru merilis album kedua pada 27 Maret 2026.
  • Raye sudah siapkan judul album ketiga “And Then She Fell In Love”, dengan konsep lagu romantis dan bahagia, bukan galau.
  • Trauma putus cinta membuat Raye melajang bertahun-tahun. Ia butuh waktu lama pulih dan kini hanya akan jatuh cinta saat siap.
Jakarta: Penyanyi Raye mengaku tidak akan membuat musik lagi sampai ia merasakan jatuh cinta.
 
Belum lama ini, Raye telah merilis album studio kedua bertajuk This Music May Contain Hope pada 27 Maret 2026. Album berisi 17 lagu ini dirilis secara independen melalui label miliknya sendiri, Human Re Sources.
 
Meski baru merilis album baru, Raye telah mengungkap judul karya musik selanjutnya melalui siaran langsung di TikTok.

“Album ketiga saya akan bertajuk And Then She Fell In Love,” ungkap Raye, dikutip dari The Sun pada Selasa, 31 Maret 2026.

Komitmen Raye Menunggu Momen Jatuh Cinta

Sesuai dengan judul album yang direncanakan tersebut, Raye hanya akan menciptakan lagu-lagu baru saat merasakan jatuh cinta.
 
“Saya tidak akan menulis satu lagu pun untuk album tersebut hingga saya benar-benar jatuh cinta,” kata Raye.
 
Ia mengaku jenuh dengan tema lagu galau yang selama ini mendominasi karyanya. Raye menilai tema kesedihan sudah cukup tertuang hingga album keduanya saja.
 
“Sudah cukup lagu-lagu bertema kesendirian, pengkhianatan pria, atau keluh kesah lainnya. Saya sudah jenuh menulis lagu dengan tema seperti itu. Cukup sampai di sini,” ucap Raye.

Visi Album Ketiga Bertema Kebahagiaan

Setelah jatuh cinta, Raye berencana untuk segera menggarap album ketiganya. Ia menjelaskan bahwa setiap lagu yang diciptakan nantinya akan bermuatan tentang romansa yang positif.
 
“Saya akan jatuh cinta terlebih dahulu, baru kemudian menggarap sebuah album. Nantinya, setiap lagu akan berkisah tentang indahnya cinta, perasaan jatuh cinta, cinta yang abadi, hingga betapa menyenangkannya dicintai oleh seseorang,” jelas Raye.

Trauma Masa Lalu dan Masa Pemulihan

Dalam wawancara bersama British Vogue, Raye menyebut bahwa dirinya telah melajang selama bertahun-tahun. Hal ini dipicu oleh perpisahan menyakitkan di masa lalu yang membuatnya merasa trauma untuk membuka hati kembali.
 
"Saya sudah melajang sangat lama. Perpisahan terakhir yang begitu menghancurkan hati saya terjadi sekitar empat atau lima tahun yang lalu," tutur Raye, dikutip dari The Standard.
 
“Saat itu saya sudah sangat yakin akan menikah dengannya. Kami menjalin hubungan selama dua tahun, namun akhirnya tidak berjalan sesuai harapan,” lanjutnya.
 
Raye menyebut bahwa dirinya membutuhkan waktu sekitar empat hingga lima tahun untuk pulih sepenuhnya dari pengalaman menyakitkan tersebut. “Saya belum pernah merasakan emosi yang begitu melumpuhkan sebelumnya. Butuh waktu tiga hingga empat tahun bagi saya untuk benar-benar pulih,” ujar Raye.
 
Oleh karena itu, ia tidak akan membiarkan dirinya jatuh cinta lagi sampai merasa keadaan benar-benar aman dan siap secara emosional.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA