Pengumuman tersebut disampaikan dalam dua video yang dirilis melalui kanal YouTube resmi SM Entertainment. Video tersebut menampilkan jajaran eksekutif agensi, termasuk co-CEO Jang Cheol-hyuk dan Tak Young-jun.
Tak Young-jun mengatakan bahwa anggota SMTR25, tim trainee pria SM, berpotensi menjadi kandidat anggota grup yang debut tahun ini. Grup tersebut akan diperkenalkan secara bertahap melalui program varietas bertajuk “Reply High School”.
“Dengan menempatkan artis sebagai pusat dan secara fleksibel menugaskan tim kreatif yang paling optimal, kami bertujuan mencapai pertumbuhan dan transformasi secara bersamaan,” ujar Tak.
| Baca juga: Taeyeon SNSD Resmi Perpanjang Kontrak dengan SM Entertainment |
Tak Young-jun memaparkan kolaborasi global SM dengan mitra di berbagai negara Asia, seperti dengan Tencent Music Entertainment di Tiongkok, True di Thailand, dan sejumlah mitra di yang masih dalam tahap diskusi di Jepang.
“Fokus kami adalah menciptakan IP (kekayaan intelektual) yang relevan secara lokal, sambil tetap mempertahankan identitas kreatif SM,” tuturnya.
Diketahui SM juga telah membangun sistem A&R yang disesuaikan dengan artis dan memperkuat infrastruktur globalnya melalui kolaborasi dengan anak perusahaan penerbitan musiknya, Kreation Music Rights (KMR).
| Baca juga: Makna 6 Lagu Hearts2Hearts di Mini Album FOCUS: “Pretty Please” hingga “STYLE” |
Melalui KMR, SM bertekad membangun perusahaan penerbitan musik terbesar di Asia dalam lima tahun ke depan. Dengan fondasi tersebut, SM ingin terus berkembang sebagai pusat IP dan pemimpin yang membentuk masa depan industri musik.
Sementara itu, peningkatan A&R berbasis AI akan digunakan untuk analisis puluhan ribu lagu yang dikumpulkan selama lebih dari tiga dekade dan merekomendasikan lagu dengan kecocokan tinggi bagi setiap artis kepada penggemar.
“SM memiliki keunggulan tersendiri karena mampu memanfaatkan kemampuan teknologi AI dari perusahaan induknya, Kakao. Kami melihat potensi sinergi yang besar di persimpangan antara lanskap K-pop yang berkembang pesat dan teknologi AI,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News