Raisa (Foto: dok. Juni Records)
Raisa (Foto: dok. Juni Records)

Selalu Dicap Sempurna, Raisa: Gak Ada Celah Buat Jadi Manusia

Hiburan raisa trivia musik Shindus Scoop
Medcom • 13 Mei 2022 13:31
Jakarta: Raisa menjadi salah satu musisi yang paling populer di kalangan anak muda. Kepopuleran Raisa meroket karena dirinya yang dinilai sebagai ikon perempuan sempurna di mata para penggemar.
 
Raisa yang menjadi bintang tamu di episode terbaru Shindu's Scoop menanggapi hal tersebut. Menurutnya, dia ingin dilihat sebagai seorang manusia biasa yang terkadang juga dapat melakukan kesalahan-kesalahan.
 
"Mungkin dulu pas awal-awal aku ngerasa kayak, gak bisa, gak ada celah untuk menjadi manusia. Kalau salah dikit, orang kayak marah, padahal biasa aja harusnya, semua orang pasti kayak gini gak sih." kata Raisa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meskipun terkadang muncul reaksi negatif terhadap kekurangannya, Raisa sudah tidak terlalu memusingkan hal itu. Raisa ingin mengambil makna positif dibalik ketenarannya dengan menganggap bahwa para penggemar melihat dirinya sebagai sosok role model.
 
"Aku ngerasa banyak orang yang sensitif dengan kekurangan aku pada saat itu, dan mungkin sekarang juga cuman aku gak terlalu invested dengan itu." tutur pelantun "Mantan Terindah" itu.
 
"Aku ngambil positifnya aja. Orang-orang yang mengidolakan aku tuh menganggap aku sebagai role model dia. Kalau aku melakukan kesalahan atau tidak sesempurna yang dia pikir secara apapun, secara aku ngomong, fisik atau nyanyi, dia kecewa jatuhnya, bukan marah tapi kecewa." sambungnya.
 
Raisa tak menampik bahwa adanya tuntutan agar dirinya menjadi sempurna, namun semakin lama dirinya sudah kebal terhadap tekanan-tekanan itu.
 
"Pasti, ada banget pressure apalagi di awal, cuman sekarang aku lebih terbiasa dan jauh lebih bisa ngerti dari sisi orangnya. Gak semua aku anggep pribadi." jelas Raisa.
 
Sang penyanyi bersyukur dengan adanya kehadiran orang-orang terdekat di kehidupannya yang berperan sebagai penghibur, agar kesehatan mentalnya tetap dapat terjaga.
 
"Sebenarnya yang bikin aku paling waras mungkin ya, temen-temen aku masih sama kayak yang dulu, terus keluarga juga dekat, terus juga aku gak terlalu fokus sosial climbing. Jadi aku fokus di kehidupan asli aja." ujarnya.
 
Simak wawancara Raisa selengkapnya dalam program Shindu's Scoop di bawah ini:
 

 
(Yahya Nadim Oday)

 
(ASA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif