Gugatan yang diajukan Rizky sudah memasuki tahap persidangan. Dalam sidang kedua yang digelar lusa, pihak Rizky berharap Denada bisa hadir dalam agenda mediasi.
"Persidangan ini masih dalam proses mediasi. Dan tanggal 15 Januari ini kan mediasi yang kedua karena kemarin dia (Denada) enggak datang dan hanya diwakili kuasanya, sehingga harapannya dia hadir," kata pengacara Ressa Rizky Rosano, Ronald Armada di Youtube Cumicumi.
Ronald berharap Denada bersikap kooperatif. Apalagi, Rizky selama ini memang tinggal bersama keluarga Denada dan mereka saling mengenal.
Sebelum mengaku sebagai anak kandung Denada, Rizky tinggal dan dibesarkan oleh adik Emilia Contessa yang merupakan ibunda Denada. Karena itu, Rizky selama ini memanggil Denada dengan sebutan 'kakak'.
Setelah Emilia Contessa meninggal dunia, Rizky rupanya mencari tahu asal-usulnya. Setelah melakukan penelusuran, Rizky yakin jika sosok Denada yang selama ini kakak sepupu adalah ibu kandungnya.
"Karena kalau ditanya itikad baik untuk tanggung jawab kan sudah terjawab selama 24 tahun ini makanya sidang besok itu bisa menjawab itikad baik dia untuk menyelesaikan kasusnya, jadi jangan berasumsi," ujarnya.
Ronald menyebut Rizky mengaku siap jika nantinya Denada dan tim kuasa hukumnya meminta tes DNA untuk membuktikan pengakuan kliennya. Ronald yakin hasilnya bakal semakin menegaskan klaim Rizky selama ini.
"Kalau saya katanya tes DNA sekarang, validasi informasi dari hasil tes DNA itu bisa 99 persen. Tapi kan ini belum ke arah sana. Tapi kalau memang masuk dan memaksa ke sana maka saya akan terima. Yang jelas kami tidak akan mengajukan gugatan tanpa bukti yang kuat," jelasnya.
Sementara itu, pihak Denada yang diwakili manajemennya menyayangkan persoalan ini mencuat ke publik. Risna Ories perwakilan manajemen Denada menyebut jika permasalahan ini seharusnya diselesaikan secara kekeluargaan.
Baca Juga :
Respons Denada Soal Pria Ngaku Anak Kandung
"Sangat prihatin atas isu public yang berkembang, yang sebenarnya ini adalah ranah keluarga, karena bagaimanapun juga semua keluarga memiliki privasi, setiap keluarga punya cerita," kata Risna Ories dalam keterangan tertulisnya.
"Situasi ini tentu bukan hal yang mudah bagi Denada. Kami memahami perhatian dan pertanyaan yang muncul, dan kami menghargai setiap dukungan serta kepedulian yang diberikan," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News