Adikara & Ave (Foto: dok.istimewa)
Adikara & Ave (Foto: dok.istimewa)

Adikara dan Ave Padukan Kritik Sosial dan Rasa Syukur di Single "Persetan Dunia"

Basuki Rachmat • 29 Oktober 2026 14:00
Ringkasnya gini..
  • Adikara berkolaborasi dengan musisi dan produser asal Indonesia Timur, Ave, untuk merilis single terbaru bertajuk "Persetan Dunia".
  • Lagu ini lahir dari keresahan Adikara atas situasi dunia yang kian kacau, yang kemudian dipadukan Ave dengan pesan tentang rasa syukur.
  • Proses pengerjaan lagu berlangsung singkat selama satu minggu berkat kesamaan selera musik dan visi kreatif di antara kedua musisi tersebut.
Jakarta: Penyanyi sekaligus penulis lagu asal Jakarta, Adikara, merilis single terbaru berjudul “Persetan Dunia” bersama musisi dan produser asal Indonesia Timur, Ave. Lagu ini mengangkat keresahan terhadap dunia yang semakin kacau, keserakahan manusia, serta ketidakpuasan yang seolah tidak pernah berakhir.

“Persetan Dunia” berawal dari kegelisahan Adikara melihat kondisi dunia saat ini. Melalui lagu tersebut, ia menuangkan rasa jenuh dan kritik terhadap berbagai persoalan yang terjadi. Namun, setelah melibatkan Ave dalam proses kreatif, lagu ini turut menghadirkan perspektif lain berupa rasa syukur atas kehadiran orang terkasih yang menjadi tempat bersandar di tengah situasi yang kian suram.

Adikara mengaku sebelumnya cenderung menghindari pembahasan isu-isu semacam ini demi menjaga citra positif di platform yang dimilikinya. Namun, kondisi dunia saat ini membuatnya merasa perlu menyuarakan keresahan tersebut melalui musik.

“Gue sebelumnya enggak pernah ikut angkat isu-isu seperti ini—thinking it was a way to keep my platform 'positive'. Namun, dengan kondisi dunia kita sekarang, gue ngerasa enggak bisa diam aja—I have to speak up, dan sebagai musisi, rasanya paling cocok ya lewat lagu,” ujar Adikara dalam keterangan resmi yang diterima Medcom.id.
 

“Berawal dari lagu yang hateful dan penuh complaints, terus abis gue lempar ke Ave, diselipin sama dia rasa syukur atas silver lining di mana gue masih bisa ngejalanin ini semua sama orang yang gue sayang,” lanjutnya.

Kolaborasi ini juga berangkat dari kekaguman Adikara terhadap kemampuan Ave dalam mengolah musik. Menurutnya, Ave tidak hanya piawai menulis lagu, tetapi juga memiliki kemampuan dalam produksi dan mixing. Sementara itu, Ave menyebut kesempatan bekerja sama dengan Adikara sebagai sebuah pencapaian sekaligus kehormatan.

“Sebuah pencapaian dan kehormatan untuk bisa berkolaborasi dengan talenta dalam kaliber Adikara,” ungkap Ave.

Proses pengerjaan “Persetan Dunia” terbilang singkat. Adikara menilai kesamaan selera musik atau profound taste yang dimiliki Ave turut memperlancar proses kreatif mereka.

Lagu ini bermula dari sebuah draf yang sudah setengah jadi, lengkap dengan beat, verse pertama, dan chorus. Bagian verse kedua sengaja dikosongkan untuk kemudian diisi oleh Ave. Dalam waktu sekitar satu minggu, keduanya berhasil merampungkan rekaman lagu tersebut di studio.

Lewat “Persetan Dunia”, Adikara dan Ave menghadirkan perpaduan antara keresahan terhadap keadaan dunia dan rasa syukur atas kehadiran orang-orang terdekat. Di tengah hiruk-pikuk kehidupan, keserakahan manusia, serta kerusakan yang ditimbulkannya, lagu ini menjadi pengingat bahwa keberadaan orang-orang yang disayangi dapat menjadi pegangan untuk tetap bertahan.

Dengan lirik yang sarat kegelisahan dari Adikara dan sentuhan Ave yang menyoroti pentingnya memiliki tempat aman bersama orang terkasih, “Persetan Dunia” hadir sebagai teman untuk menghadapi dunia yang terasa semakin melelahkan.


 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA