Pada Agustus 2023, tiga mantan penari latar Lizzo mengajukan gugatan terhadap sang penyanyi, perusahaan produksinya, serta kapten tari Shirlene Quigley. Mereka menuduhkan sejumlah bentuk pelecehan seksual, agama, dan rasial. Perkara tersebut hingga kini masih berjalan.
Pada periode yang berdekatan, Lizzo juga memutuskan untuk mengambil jeda dari aktivitas bermusik setelah menyelesaikan The Special Tour pada Juli 2023.
Dalam wawancara dengan podcast Armchair Expert with Dax Shepard pada Senin, Lizzo kembali mengingat kondisi emosionalnya ketika menghadapi situasi tersebut. Ia mengatakan masa itu terjadi ketika dirinya merasa dunia berbalik melawannya.
Baca Juga :
James Gunn Jawab Peluang Tom Holland Gabung DCU
“Saya seperti, ‘Wow, rasanya hidup saya sudah berakhir.’ Jadi, dengan semua hal tentang ketenaran, kesuksesan, dan persepsi publik yang selama ini sangat positif, ketika saya begitu dicintai dan orang-orang memahami saya, saya tidak pernah melihat ke belakang dan menunggu sesuatu yang buruk terjadi. Karena saya benar-benar menjalani semuanya dengan begitu tulus. Saya benar-benar, meskipun katanya kita tidak seharusnya melakukan itu, menunjukkan seluruh hati saya kepada dunia.”
Pelantun "Truth Hurts" tersebut mengatakan dirinya sebelumnya memang pernah menghadapi gelombang kritik, tetapi apa yang terjadi setelah The Special Tour terasa jauh lebih besar.
“Ketika semua orang mulai membenci saya, saya agak tidak mengerti... Saya pernah mengalami gelombang kecil sebelumnya, tetapi kali ini setelah Special Tour saya berakhir, rasanya benar-benar nyata. Jadi, saya benar-benar merasa hidup saya sudah berakhir karena musik adalah hidup saya, dan saya merasa tidak ada lagi yang menginginkan saya membuat musik.”
Lizzo menyebut pengalaman tersebut sebagai periode yang sangat berat. Menurutnya, seseorang terkadang harus berada di titik yang sangat rendah sebelum dapat kembali bangkit.
“Itu sangat berat. Benar-benar sangat berat. Dan saya pikir, terkadang kamu harus pergi ke tempat yang sangat, sangat, sangat, sangat rendah untuk bisa kembali mengapung ke atas.”
Belajar Memisahkan Diri dari Pekerjaan
Meski mengalami masa sulit, Lizzo mengatakan kondisi mentalnya kini jauh lebih baik. Ia mengaku menemukan perspektif baru mengenai cara melihat dirinya sendiri, terutama dengan tidak lagi menyamakan identitas pribadi dengan pekerjaannya sebagai musisi.“Yang akhirnya saya pahami adalah mengetahui siapa diri kamu, bukan apa yang kamu lakukan. Saya merasa selama ini saya terlalu lama mengidentifikasi diri saya berdasarkan apa yang saya lakukan, bukannya mengingat siapa diri saya karena itu adalah pekerjaan saya.”
Menurut Lizzo, pemahaman tersebut memberinya rasa kebebasan. Ia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang paling mengetahui siapa dirinya, sehingga pandangan orang lain tidak seharusnya sepenuhnya menentukan cara ia melihat dirinya sendiri.
“Itu sangat membebaskan karena saya seperti, ‘Oh, hanya saya yang mengenal diri saya, hanya saya yang tahu siapa diri saya dan saya harus mengingat itu serta tidak membiarkan orang lain mengubahnya, karena saya juga bisa melakukan hal tersebut.’”
Kini Lizzo tengah menjalani aktivitas promosi untuk buku anak-anak karyanya, Lil Lizzo Meets Sasha B. Flootin'. Buku tersebut menampilkan ilustrasi karya Mark Pett dan telah tersedia untuk dibeli.