Andien (Foto: dok. istimewa)
Andien (Foto: dok. istimewa)

Andien Gaet Dion Wiyoko Hingga Sang Suami di MV "Naksir"

Basuki Rachmat • 23 Oktober 2026 16:00
Ringkasnya gini..
  • Andien merilis video musik lagu "Naksir" dari album Sehidup Semusik dengan mengusung konsep visual fashion editorial dan casting fiktif.
  • Proyek debut penyutradaraan Adi Johan ini melibatkan 13 muse lintas generasi dan profesi, termasuk Dion Wiyoko, Rony Parulian, hingga sang suami, Ippe.
  • Lewat konsep visual yang jenaka dan ekspresif ini, Andien ingin merayakan keberagaman karakter, kebebasan berekspresi, serta kolaborasi lintas bidang.
Jakarta: Penyanyi Andien menghadirkan konsep tak biasa dalam video musik terbarunya, “Naksir”. Lewat salah satu lagu dari album Sehidup Semusik tersebut, Andien menggandeng 13 muse dari berbagai latar belakang dan generasi, termasuk Rony Parulian, Dion Wiyoko, hingga sang suami, Ippe.

Diciptakan oleh trio musisi Laleilmanino, “Naksir” mengangkat perasaan ketika seseorang mulai tertarik dan jatuh hati. Alih-alih mengusung visual romantis yang konvensional, Andien menerjemahkan karakter lagu yang ringan dan jenaka ke dalam video musik dengan sentuhan fashion editorial yang eksentrik.

Konsep tersebut berawal dari sesi diskusi kreatif antara Andien dan Adi Johan. Keduanya merancang sebuah proses casting fiktif untuk menemukan sosok yang tepat menjadi muse bagi album Sehidup Semusik.

Dalam video musik ini, para kandidat hadir dengan karakter dan persona masing-masing. Proses casting yang semula menjadi benang merah cerita kemudian berkembang menjadi eksplorasi visual yang memadukan fashion, gerak, ekspresi, dan humor.
 

Hadirkan 13 Muse Lintas Generasi


Video musik “Naksir” melibatkan 13 muse dari beragam bidang dan generasi. Mereka adalah Laleilmanino, Ka Kev, Adrian Maulana, Wijaya 80, Amink, Bertrand Antolin, Basboi, Adrian Khalif, Ario Bayu, Ario Wahab, Rony Parulian, Dion Wiyoko, serta Ippe, suami Andien.

Kehadiran para muse bukan sekadar pelengkap adegan. Masing-masing membawa kepribadian dan gaya tersendiri yang kemudian berpadu dalam satu semesta visual. Perbedaan karakter, pilihan busana, dan ekspresi mereka menciptakan perpaduan musik dan fashion yang dinamis, unik, sekaligus menghibur.

Di balik konsepnya yang penuh permainan, Andien ingin menjadikan video musik ini sebagai ruang untuk merayakan keberagaman karakter, kebebasan berekspresi, dan kolaborasi lintas generasi.

“Buat aku, salah satu hal paling menyenangkan dari berkarya adalah ketika kita bisa bermain dengan imajinasi. Aku ingin Naksir menjadi ruang untuk merayakan keberagaman karakter dan ekspresi. Ada begitu banyak sosok dari latar belakang dan generasi yang berbeda, dengan keunikan masing-masing. Tapi justru ketika dipertemukan, semuanya bisa menciptakan sesuatu yang seru dan harmonis. Menurutku, itu salah satu keindahan dari berkesenian,” ungkap Andien dalam keterangan resmi yang diterima Medcom.id.
 

Baca Juga :

Axl Rose Kibarkan Bendera Palestina di Atas Panggung


Jadi Debut Penyutradaraan Adi Johan


Video musik “Naksir” disutradarai oleh Adi Johan. Proyek ini sekaligus menandai debut Adi sebagai sutradara, setelah sebelumnya terlibat dalam perjalanan kreatif Andien sebagai creative director.

Keduanya kembali bekerja sama dalam proyek ini dengan Andien turut berperan aktif mengembangkan konsep dan mengarahkan proses kreatif. Kolaborasi tersebut juga menjadi bentuk dukungan Andien terhadap para kreator di sekitarnya agar terus mengembangkan potensi dan mencoba pengalaman baru.

Bagi Andien, memberikan ruang dan kepercayaan kepada orang lain merupakan bagian penting dari proses berkesenian. Ia melihat kolaborasi bukan hanya sebagai kesempatan menghasilkan karya, tetapi juga sebagai ruang untuk belajar dan tumbuh bersama.

“Aku percaya setiap orang punya potensi yang bisa terus berkembang kalau diberikan ruang dan kepercayaan. Aku dan Adi sudah cukup lama bekerja bersama secara kreatif, dan aku melihat banyak sekali ide menarik yang dia punya. Jadi rasanya menyenangkan sekali bisa mendukung langkah barunya sebagai sutradara. Aku juga percaya proses berkarya itu seharusnya menjadi ruang untuk sama-sama bertumbuh, saling belajar, dan mencoba hal-hal baru,” tutur Andien.
 

Perluas Semesta Album Sehidup Semusik


Konsep casting yang diusung dalam video musik “Naksir” juga menjadi bagian dari kampanye kreatif menjelang perilisannya. Melalui sejumlah materi teaser di media sosial, Andien mengajak penggemar memasuki dunia “Naksir” sekaligus menebak sosok-sosok yang akan tampil dalam video musik tersebut.

Lewat proyek ini, Andien kembali memperlihatkan semangat eksplorasinya setelah lebih dari 25 tahun berkarya di industri musik Indonesia. Ia tidak hanya mengeksplorasi pendekatan visual yang berbeda, tetapi juga memperluas pengalaman menikmati album Sehidup Semusik melalui kolaborasi lintas bidang.

Video musik “Naksir” pun menjadi perpanjangan dari semangat album tersebut, yang merayakan keberagaman musikal, keunikan individu, serta kebebasan untuk bereksperimen. Perpaduan para muse dengan karakter yang berbeda-beda sekaligus menegaskan bahwa kreativitas dapat tumbuh ketika banyak perspektif bertemu dalam satu karya.


 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA