Ariana Grande meninggalkan pesan dalam kolom komentar salah satu unggahan di akun TikTok kampanye Trump.
Pasalnya, unggahan tersebut menggunakan lagu "We Can’t Be Friends (Wait for Your Love)" untuk mengomandani narasi anti-transgender. Ariana Grande diketahui merilis lagu itu pada tahun 2024.
Deadline melaporkan bahwa pihak Ariana Grande mencoba agar lagu "We Can’t Be Friends (Wait for Your Love)" tidak lagi digunakan sebagai latar musik unggahan kampanye Trump.
Ariana Grande bahkan meminta secara langsung kepada tim kampanye Trump untuk tidak menggunakan lagi musiknya.
"Jangan pernah pakai musikku lagi,” tulis Ariana Grande dalam kolom komentar, dikutip pada Jumat, 21 Agustus 2026.
“Lagipula, kebenaran versi kalian itu salah," lanjutnya.
Dugaan Pembungkaman Komentar
Namun sayangnya, komentar Ariana Grande tersebut sulit ditemukan dalam kolom komentar. Hal ini diduga karena komentar sang penyanyi disembunyikan oleh pemilik akun kampanye Trump.Warganet yang mendukung Ariana Grande pun langsung membagikan tangkapan layar dari komentar tersebut. Mereka juga mendesak agar komentar sang penyanyi tidak disembunyikan.
Video yang diunggah oleh akun tim kampanye Trump terlihat menampilkan momen Donald Trump berjalan menuju panggung kampanye.
Adegan ini diiringi keterangan bertuliskan lirik lagu Grande, “Me and my truth we sit in silence…” (“Aku dan kebenaranku berdiam dalam hening...”).
Keterangan dalam unggahan itu kemudian berlanjut dengan narasi, “Men can’t have babies and should never compete in sports" (“Pria tidak bisa melahirkan dan tidak boleh bertanding di cabang olahraga wanita").
@teamtrump This shouldn’t be controversial! #trump #arianagrande #maga ♬ original sound - Amina Kaddachi
Penolakan Musisi Terhadap Aksi Politik
Sebelumnya, Ariana Grande juga sempat menyentil pihak Gedung Putih lantaran menggunakan lagunya yang berjudul “Bye” dalam video promosi badan imigrasi AS (ICE) pada Juni lalu.Selain Ariana Grande, ada beberapa musisi yang menolak keras penggunaan karya musik tanpa izin untuk kepentingan politik di media sosial. Mulai dari Taylor Swift, Sabrina Carpenter, Olivia Rodrigo, SZA, The Rolling Stones, Neil Young, Katy Perry, Kesha, Radiohead, Noah Kahan, Jess Glynne, hingga Kenny Loggins juga telah melayangkan protes serupa.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda