Perubahan nama ini menyusul salah satu anggotanya, Cocona, yang pada bulan lalu mengumumkan sebagai ‘AFAB transmaskulin nonbiner’ atau seseorang yang ditetapkan sebagai perempuan saat lahir namun mengidentifikasi diri sebagai maskulin dan berada di luar biner gender.
Penggemar secara luas menyatakan dukungan mereka untuk Cocona, namun tidak sedikit penggemar yang mempertanyakan apa arti perubahan ini bagi status XG sebagai ‘grup perempuan global’
| Baca juga: KPop Demon Hunters Raih Film Animasi Terbaik Golden Globes 2026, Singkirkan Demon Slayer |
XGALX selaku agensi XG lantas menyatakan bahwa mereka kini hanya dianggap sebagai grup global. Kata “Genes” sendiri mewakili kekuatan dan kreativitas yang terdapat di inti grup, serta semangat grup untuk menciptakan budaya baru tanpa terikat oleh norma-norma konvensional.
“Dengan berakar pada asal-usul kami sebagai “Girls” dan kembali ke “Genes” di inti kami, XG akan terus berkembang secara lebih mendalam dan autentik. Melalui evolusi ini, kami bertekad untuk tetap menjadi kehadiran yang memberdayakan orang-orang dari berbagai latar belakang di seluruh dunia,” demikian pernyataan XGALX, dikutip Selasa, 13 Januari 2026.
Melalui pernyataan resmi tersebut, XGALX menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang selalu diberikan untuk XG sejak resmi debut pada 18 Maret 2022 lalu hingga saat ini.
| Baca juga: Jennie BLACKPINK Borong Empat Penghargaan di Golden Disc Awards ke-40 |
Sementara itu, XG akan memulai tur dunia kedua mereka pada bulan Februari mendatang. Grup beranggotakan tujuh orang ini juga akan merilis album penuh pertama mereka yang sangat dinantikan, ‘THE CORE - 核’, pada tanggal 23 Januari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News