Peluncuran album Karya Cinta Adibal (Foto: instagram)
Peluncuran album Karya Cinta Adibal (Foto: instagram)

Ciptakan Hits untuk Lesti hingga Inul, Adibal Sahrul Terinspirasi Ahmad Dhani

Elang Riki Yanuar • 10 April 2026 23:07
Ringkasnya gini..
  • Adibal Sahrul rilis album Karya Cinta Adibal berisi 12 lagu ciptaannya, kolaborasi Maksi Music, Jagonya Musik, dan KFC Indonesia.
  • Album Karya Cinta Adibal hadirkan 5 lagu baru eksklusif, melibatkan banyak penyanyi dangdut, serta digarap bersama arranger AMI Award Yusup Tojiri.
  • Adibal mengaku terinspirasi Ahmad Dhani dalam memilih karakter penyanyi, berharap album ini jadi dangdut berkualitas yang relevan di era digital.
Jakarta: Adibal Sahrul kembali menunjukkan konsistensinya di industri musik dangdut melayu lewat perilisan album terbaru bertajuk Karya Cinta Adibal. Peluncuran album tersebut menjadi hasil kolaborasi antara Maksi Music, Jagonya Musik, dan KFC Indonesia. 
 
Kehadiran Karya Cinta Adibal disebut sebagai upaya menghadirkan dangdut berkualitas di tahun 2026 dengan format CDigital yang menyasar penikmat musik lintas generasi.
 
Nama Adibal sendiri bukan sosok baru di dunia musik. Ia mengawali karier sebagai penyanyi, kemudian berkembang menjadi pencipta lagu untuk deretan penyanyi dangdut papan atas. Tidak hanya itu, ia juga dikenal sebagai vocal coach dan pernah menjadi director music untuk sejumlah program televisi populer seperti Dangdut Academy Indosiar, LIDA Indosiar, Bintang Pantura, D'Koplo, D’Star, hingga D'Academy Asia.

Langkah Adibal sebagai produser musik dimulai sejak 2005. Pada album ini, ia kembali mengambil peran besar dalam proses produksi, termasuk menggandeng penata musik Yusup Tojiri yang dikenal sebagai peraih AMI Award tiga tahun berturut-turut pada 2022, 2023, dan 2024.
 
Album Karya Cinta Adibal memuat total 12 lagu yang seluruhnya merupakan ciptaan Adibal. Menariknya, lima lagu di antaranya dirilis secara eksklusif untuk proyek kolaborasi bersama Jagonya Musik dan KFC Indonesia.
 
 
Deretan lagu baru tersebut mencakup "Yang Penting Uang" yang dibawakan oleh Adibal, "Berkeping Keping" yang dinyanyikan Erie Suzan, "Cemburu Berlebihan" hasil kolaborasi Nazia Marwiana bersama Adibal, serta "Pentas" yang dibawakan Erie Suzan, Adibal, dan Genstar. Album ini juga menghadirkan nuansa religi lewat lagu "Ramadhan Bersyukur" yang menambah warna berbeda dalam keseluruhan konsep.
 
Sementara tujuh lagu lainnya merupakan karya Adibal yang sebelumnya telah dikenal luas publik dan bahkan meraih perhatian di berbagai ajang penghargaan musik nasional. Beberapa di antaranya adalah "Berlayar Cinta", "Gejala Asmara", "Belenggu Cinta", dan "Pemenang Cintaku" yang dinilai memiliki daya tarik kuat dalam industri dangdut modern.
 
Tidak hanya fokus pada karya, album ini juga menghadirkan jajaran penyanyi yang terlibat dalam produksi. Sejumlah nama yang turut berkontribusi di antaranya Erie Suzan, Weni Wen, Zainul Basyar, Anisa Rahma, Nazia Marwiana, Janna, Rahm, Bulan Madhani, Riyan, Lala Munchen, Salwa Nura, Altaf Fasha, Evy Bohay, Iqbal Seluma, Trio Menyala, Mydear, Ciwi Ciwi, hingga GenStar.
 
Adibal menegaskan album ini merupakan bentuk perjalanan emosional dan dedikasi panjangnya sebagai musisi dangdut. 
 
“Album ini adalah kumpulan karya yang saya persembahkan dengan sepenuh hati. Tidak hanya tentang cinta dalam arti luas, tetapi juga tentang perjalanan hidup dan rasa syukur yang ingin saya bagikan kepada pendengar,” ujar Adibal.
 
Adibal dikenal sebagai pencipta lagu yang karyanya sering dibawakan oleh banyak penyanyi dangdut ternama seperti Lesti Kejora, Erie Suzan, Inul Daratista, Nassar, hingga Dewi Perssik. Ia juga pernah tergabung dalam grup G4UL bersama Eka Sapta Nugraha, Saipul Jamil, dan Dian Surya.
 
Dalam proses kreatifnya, Adibal mengaku banyak belajar dari Ahmad Dhani yang dikenal sebagai musisi dengan kemampuan kuat dalam menciptakan lagu untuk banyak penyanyi Indonesia. Ia menilai pemilihan karakter penyanyi menjadi kunci penting dalam membangun karya yang berumur panjang.
 
"Musisi yang bisa jadi acuanku itu Ahmad Dhani. Dalam memilih karakter itu penting bagi seorang seniman," ujarnya.
 
Melalui Karya Cinta Adibal, sang musisi berharap dangdut tidak hanya hadir sebagai hiburan, tetapi juga menjadi karya yang relevan dengan kehidupan pendengar. Album ini diharapkan mampu memberi makna emosional sekaligus menjadi bagian dari perjalanan musik dangdut Indonesia di era digital.
 

 

 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA