Di proyek terbarunya ini, for Revenge turut membuka ruang kolaborasi dengan sejumlah musisi lintas genre. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah keterlibatan unit alternatif pop asal Jakarta, Lomba Sihir, dalam lagu berjudul "Selamat Merayakan", yang merupakan track ke-13 di album tersebut.
Dalam sesi temu sapa promosi album Perayaan Patah Hati – Babak 2 di kantor Sony Music Indonesia di CIBIS Park, Jakarta Selatan pada Rabu, 28 Januari 2026, para personel for Revenge sempat membagikan kisah di balik terciptanya kolaborasi tersebut.
Vokalis for Revenge, Boniex, mengungkapkan bahwa pertemuan awal mereka dengan Lomba Sihir terjadi secara organik, berawal dari panggung konser.
"Kita pertama kali ketemu sama mereka semua tuh pas konser Sang Derana," ungkap Boniex.
Ia merujuk pada konser tunggal for Revenge bertajuk Sang Derana yang digelar di Ecovention Hall Ancol, Jakarta Utara, pada 19 Juli 2025 lalu, di mana Lomba Sihir turut diundang untuk tampil kolaborasi membawakan lagu "Penyangkalan".
“Terus ternyata mereka juga asik ya saat itu. Tanpa perlu latihan, langsung soundcheck dan langsung main aja. Dari situ baru deh kita mulai lanjut untuk ngobrolin soal kolaborasi lagu 'Selamat Merayakan',” lanjutnya.
Boniex menuturkan, proses kreatif penggarapan lagu tersebut berjalan cukup cair. Ia menyebut tidak banyak perubahan besar yang dilakukan dari materi awal yang telah disiapkan for Revenge sebelumnya.
"Nggak terlalu banyak ngerubah juga sih sebeneranya, paling cuma ada beberapa bagan lagu yang dia (Enrico) kasih masukan seperti 'Ini kayaknya baiknya dipotong deh, langsung masuk reff'," ungkapnya.
Meski minim rombakan, for Revenge merasakan sentuhan khas dari Lomba Sihir, yang dinilai memberi warna tersendiri pada lagu tersebut.
Boniex juga mengapresiasi cara kerja Enrico Octaviano yang spontan, matang, dan efisien sebagai drummer sekaligus produser musik dari Lomba Sihir.
"Nggak banyak rombak sih, enak dan aman-aman aja dan Enrico juga ngisi part drumnya mandiri dan dia tiba-tiba udah ngirim materi sendiri. Gua kayak 'Yaudah saya mah ngikut, kan bapak suhunya'," tuturnya sambil tertawa.
Menurut Boniex, kehadiran Lomba Sihir membuat lagu "Selamat Merayakan" terasa lebih hidup.
"Hasilnya Enak banget, jadi ada nyawanya Lomba Sihir di lagu 'Selamat Merayakan'," ujar Boniex.
Album Perayaan Patah Hati – Babak 2 sendiri merupakan kelanjutan dari Perayaan Patah Hati – Babak 1 yang dirilis pada 2022. Album ini melengkapi narasi besar for Revenge tentang kehilangan, penerimaan, dan proses bangkit dari patah hati yang telah diusung sejak beberapa tahun terakhir.

Artwork album Perayaan Patah Hati – Babak 2 (Foto: dok.for Revenge)
Berisi 14 track, album ini dikerjakan dalam rentang waktu cukup panjang sejak 2023 dan sudah mulai digaungkan sejak perilisan single “Sadrah” pada 2024. Selain Lomba Sihir, for Revenge di album ini juga turut mengajak serta sejumlah kolaborator lain, seperti Vicky Mono (DeadSquad) di lagu "Bernama Karma", Stand Here Alone di lagu “Untuk Kau yang Di Sana (UKYDS)", Wira Nagara di “Kala Luka Berpesta”, dan Elsa Japasal di lagu “Menunggu Giliran”.
Lewat album ini, for Revenge tak hanya menegaskan konsistensi musikal mereka, tetapi juga memperluas spektrum emosional dengan sentuhan kolaborasi yang relevan dan beragam.
"Semoga setiap pesan yang kami sampaikan lewat lagu-lagu di album Perayaan Patah Hati Babak 2 ini bisa sampai ke hatinya para pendengar," harap bassis for Revenge, Izha Muhammad.
Menutup pernyataannya, Boniex juga berharap bahwa album terbaru dari for Revenge ini dapat diterima oleh para penggemar dan berbagai kalangan pendengar musik di Tanah Air.
"Semoga kalian (para pendengar) nggak cuma mendengar karya for Revenge selewatnya aja gitu, tapi bermanfaat juga buat kehidupan dan bagi siapapun yang mendengarkan. Semoga pendengar for Revenge tumbuh makin luas juga dan banyak yang mendengarkan," tutup Boniex.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News