Hal tersebut disampaikan Inul usai tampil dalam acara Geal-Geol Google yang digelar Google Indonesia dalam rangka menyambut Hari Musik Sedunia di tanggal 21 Juni.
Menurut pelantun hit "Buaya Buntung" itu, tren musik dangdut saat ini menunjukkan pertumbuhan yang positif. Ia melihat semakin banyak anak muda, khususnya Gen Z, yang mulai menikmati dan menerima dangdut sebagai bagian dari selera musik mereka.
"Tren statistiknya oke, naik terus, karena aku lihat bahwa sekarang Gen Z juga sudah bisa menerima dangdut ya. Bukan saja orang-orang jadul, tapi sekarang generasi Gen-Z juga semua bisa menikmati dan bisa menerima, khususnya juga anak-anak remaja sekarang," tutur Inul.
Istri dari Adam Suseno itu mengaku senang melihat perkembangan dangdut yang semakin beragam. Baginya, perubahan tersebut membuka peluang agar musik dangdut dapat dikenal lebih luas, bahkan hingga ke tingkat internasional.
"Senang dong, karena dengan begitu kita bisa membuka wawasan internasional juga bahwa dangdut itu tidak melulu klasik saja gitu," lanjutnya.
Dangdut Dinilai Mampu Beradaptasi dengan Berbagai Genre
Inul menilai salah satu kekuatan terbesar dangdut adalah kemampuannya beradaptasi dengan berbagai jenis musik tanpa kehilangan identitas utamanya sebagai musik khas Indonesia.Menurutnya, dangdut memiliki karakter yang universal dan dapat dinikmati oleh siapa saja, terlepas dari latar belakang maupun preferensi musik mereka.
"Dangdut itu sangat universal, dangdut itu bener-bener memberikan hiburan yang sangat luar biasa kepada masyarakat Indonesia, baik itu pure dangdut, baik itu di luar genre dangdut mereka semuanya enjoy. Bahkan musik dangdut itu bisa dimodifikasi apa saja gitu," ujar Inul.
Inul Buka Peluang Kolaborasi dengan Musisi Hipdut
Di tengah meningkatnya popularitas hipdut di kalangan anak muda, Inul mengaku tidak menutup kemungkinan untuk berkolaborasi dengan musisi-musisi dari subgenre tersebut.Meski demikian, ia menegaskan bahwa sebuah kolaborasi tidak bisa dibangun hanya berdasarkan keinginan semata. Menurutnya, kecocokan karakter vokal dan konsep musik tetap menjadi pertimbangan utama.
“Sebenarnya ada keinginan untuk begitu (berkolaborasi), cuma memang kita harus ‘kawin’ dengan karakter suara kita juga. Nggak bisa hanya karena aku pengin duet sama kamu, terus langsung jadi. Harus cocok dulu,” tutup Inul.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda