Jakarta: Band rock asal Madura, Lorjhu', kembali merilis karya terbaru bertajuk "Kejhung Sanolap." Single yang resmi diluncurkan pada 31 Juli 2026 ini menjadi pembuka menuju proyek album baru yang dijadwalkan meluncur pada 2027.
Melalui "Kejhung Sanolap", Lorjhu' kembali mengeksplorasi identitas musikalnya dengan mengangkat kejhung, salah satu bentuk sastra lisan khas Madura yang dikenal lewat teknik olah vokal dan nilai nilai filosofis yang hidup di tengah masyarakat setempat.
Meski berakar pada tradisi, lagu ini tetap mempertahankan karakter rock khas Lorjhu'. Raungan gitar elektrik berpadu dengan permainan kendang yang saling bersahutan dengan drum, menciptakan perpaduan antara musik modern dan unsur tradisional Madura.
Vokalis sekaligus gitaris Lorjhu', Badrus Zeman, menjelaskan makna di balik judul lagu tersebut.
"'Kejhung Sanolap' diambil dari dua kata 'Kejhung' dan 'Sanolap'. Kejhung berarti lantunan atau nyanyian, sedangkan Sanolap berarti jungkir balik. Jadi kami mengartikan Kejhung Sanolap sebagai ekspresi kebebasan bersuara lewat lantunan," ujar Badrus.
Namun, kebebasan yang dimaksud dalam lagu ini tidak sekadar tentang menyuarakan pendapat. Lorjhu' mengangkat tema refleksi diri yang menyoroti pentingnya budi pekerti, hubungan antarmanusia, kesederhanaan, serta ketakwaan sebagai bagian dari kehidupan.
Secara musikal, "Kejhung Sanolap" mengusung nuansa rock yang dipadukan dengan groove dan ritme tradisional Madura. Permainan kendang dan teknik vokal kejhung memberi warna khas, sementara penggunaan gitar dengan efek overdrive tipis dirancang untuk menghasilkan karakter bunyi yang menyerupai saronen, alat musik tiup tradisional Madura. Pendekatan tersebut menghadirkan kembali nuansa yang pernah menjadi ciri album debut Lorjhu'.
Tak hanya merilis lagu, Lorjhu' juga menyiapkan video musik Kejhung Sanolap yang dijadwalkan tayang di kanal YouTube mereka pada 7 Agustus 2026.
Video tersebut disutradarai sekaligus diproduseri oleh Badrus Zeman, dengan Hafeed Rachman sebagai pengarah gambar dan Lathif Atmaja sebagai penari. Konsepnya mengusung pertunjukan tari tunggal yang dibagi menjadi tiga babak.
Bagian pertama menggambarkan kehidupan manusia yang hidup berdampingan dan saling berinteraksi meski tidak selalu berkomunikasi. Lorjhu' menyebut fase ini sebagai representasi habblumminannas, yaitu hubungan antarsesama manusia.
Babak kedua menampilkan seorang pemuda menari di depan gedung pemerintahan sebagai simbol bahwa pangkat dan jabatan pada akhirnya tidak memiliki makna yang abadi.
Sementara pada babak penutup, video memperlihatkan manusia sebagai bagian kecil dari luasnya alam semesta. Melalui rangkaian visual tersebut, Lorjhu' ingin menggambarkan kebingungan yang kerap menyertai perjalanan hidup, namun tetap menjadi pengalaman yang manusiawi.
Kejhung Sanolap dirilis bekerja sama dengan Bahasa Ibu Records dan kini telah tersedia di berbagai platform musik digital. Lagu ini juga dapat diunduh dalam format penuh melalui situs resmi label tersebut, sekaligus menjadi langkah awal Lorjhu' menuju album penuh berikutnya yang ditargetkan hadir pada 2027.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan