Hayley William (Foto: Zachary-Gray)
Hayley William (Foto: Zachary-Gray)

Hayley Williams Tunjukkan Solidaritas kepada Musisi yang Mundur dari Tur Ed Sheeran

Agustinus Shindu Alpito • 19 September 2026 07:36
Ringkasnya gini..
  • Hayley Williams memasukkan lagu Macklemore dan musisi lain ke playlist sebelum konser sebagai bentuk solidaritas.
  • Aksi Hayley Williams muncul setelah Macklemore dikeluarkan dari tur Ed Sheeran karena pernyataan dukungannya kepada Palestina.
  • Kontroversi tur Ed Sheeran melibatkan sejumlah musisi, setelah Macklemore menyuarakan dukungan Palestina di atas panggung.
Jakarta: Hayley Williams menunjukkan dukungan kepada sejumlah musisi yang tidak lagi terlibat dalam rangkaian tur Loop milik Ed Sheeran. Vokalis Paramore tersebut memasukkan lagu lagu mereka ke dalam pre show playlist sebelum tampil di Forest Hills Stadium, New York.

Playlist tersebut menampilkan sejumlah nama yang sebelumnya dijadwalkan menjadi penampil pembuka maupun bagian dari band pendukung Ed Sheeran. Di antaranya Macklemore lewat "Can't Hold Us" dan "Thrift Shop", Lukas Graham dengan "Mama Said", Aaron Rowe melalui "The Lane", Beoga lewat "Aurora", serta Finneas dengan "For Cryin' Out Loud".

Dukungan Hayley muncul setelah Macklemore dikeluarkan dari rangkaian tur tersebut menyusul pernyataannya mengenai Palestina ketika tampil sebagai pembuka konser Ed Sheeran di MetLife Stadium, New Jersey, awal September. Setelah Macklemore dicoret, sejumlah musisi pendukung lainnya dan band pengiring Ed Sheeran juga mundur dari tur.

Hayley sebelumnya turut membagikan ulang sebuah unggahan satir di media sosial yang tampaknya merespons pernyataan Ed Sheeran mengenai kontroversi tersebut. Unggahan itu menyindir figur publik yang memilih tidak berbicara mengenai isu politik dengan alasan ingin menjaga pertunjukan tetap berada di luar persoalan politik.
 

“Teman teman, saya sudah melihat semua kekejaman yang terjadi dan saya ingin kalian tahu bahwa saya menjaga percakapan ini tetap terbuka dengan tidak mengatakan apa pun,” demikian bagian dari unggahan satir tersebut.

Unggahan itu kemudian melanjutkan sindirannya dengan menyebut seorang figur publik sebagai “panutan” sekaligus “produk”, sebelum menutup dengan kalimat bahwa pertunjukan merupakan sesuatu yang lebih besar daripada politik, yakni “perdagangan”.
 

Kontroversi Macklemore di Tur Ed Sheeran


Persoalan bermula ketika Macklemore menggunakan panggung pembuka konser Loop Tour Ed Sheeran di MetLife Stadium untuk menyuarakan dukungannya kepada Palestina.

“Salah satu alasan saya ingin ikut tur ini adalah karena saya ingin berdiri di panggung stadion di seluruh Amerika dan mengucapkan dua kata yang sangat dekat dan berarti bagi saya: Free Palestine. Saya bilang, Free Palestine!” ujar Macklemore kepada penonton.

Pada 15 September 2026, Macklemore kemudian mengungkapkan bahwa dirinya telah dikeluarkan dari jajaran penampil Loop Tour. Ia mengatakan keputusan tersebut berkaitan dengan tekanan dari sejumlah pihak venue, namun menegaskan tidak menyalahkan Ed Sheeran.

“Saya tidak yakin bagaimana harus memulai ini. Jadi, saya akan berbicara dari hati dan menyampaikan kebenarannya. Ed Sheeran dan timnya telah memutuskan untuk mengeluarkan saya dari tur The Loop,” tulis Macklemore.

Rapper tersebut juga mengungkapkan bahwa dirinya dan Ed Sheeran sempat menjalani sejumlah “percakapan sulit” dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, Macklemore mengatakan tidak ingin menjatuhkan karakter Ed sebagai seorang pribadi.

Sementara itu, Ed Sheeran mengatakan dirinya “appalled” atau sangat prihatin terhadap konflik Israel dan Palestina. Ia juga menegaskan bahwa keputusan mengeluarkan Macklemore merupakan keputusan promotor, bukan keputusan pribadinya. Ed menjelaskan bahwa dirinya memilih tidak menggunakan platform profesional untuk menyampaikan pandangan politik karena ingin konser menjadi ruang yang aman bagi penggemar dari berbagai latar belakang dan keyakinan.
 

Kontroversi tersebut turut menyeret Robert Kraft, pemilik New England Patriots dan Gillette Stadium. Macklemore menantang Kraft untuk menyamai donasi US$1 juta atau sekitar Rp17,7 miliar dari pendapatan bersihnya selama mengikuti tur Ed Sheeran. Uang tersebut akan disalurkan kepada enam organisasi yang memberikan bantuan kepada masyarakat Palestina.

Kraft kemudian mengatakan bahwa sebelum tantangan Macklemore tersebut muncul, Ed Sheeran telah lebih dahulu memintanya untuk memberikan US$2 juta atau sekitar Rp35,5 miliar guna membantu penanganan krisis kemanusiaan di kawasan tersebut. Pernyataan Kraft tidak secara spesifik menjelaskan tujuan penerima dana tersebut.

Dengan kurs JISDOR Bank Indonesia pada 18 September 2026 sebesar Rp17.745 per US$1, nilai US$1 juta setara sekitar Rp17,75 miliar, sedangkan US$2 juta sekitar Rp35,49 miliar.

Di tengah polemik tersebut, aksi Hayley Williams memasukkan lagu Macklemore dan sejumlah musisi lain ke dalam playlist sebelum penampilannya menjadi bentuk dukungan yang disampaikan tanpa pernyataan langsung mengenai kontroversi tersebut.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA