PAS Band (Foto: Instagram/pasband.id)
PAS Band (Foto: Instagram/pasband.id)

PAS Band Bicara soal Pengganti Mendiang Trisno, Nama Bondan Prakoso Muncul

Elang Riki Yanuar • 06 Agustus 2026 19:29
Ringkasnya gini..
  • Pas Band belum menentukan pengganti Trisno. Sandy menyebut Bondan Prakoso sebagai salah satu nama yang masuk dalam radar.
  • Sandy Andarusman mengaku Pas Band masih berduka atas kepergian Trisno dan belum ingin terburu-buru mencari bassist baru.
  • Meski kehilangan Trisno, Pas Band tetap bersiap tampil di panggung pada 8 Agustus sebagai bentuk profesionalisme.
Jakarta: Kabar meninggalnya Trisno bassist Pas Band masih menyisakan rasa duka bagi banyak pihak, tak terkecuali bagi personel band rock legendaris asal Bandung itu sendiri. 
 
Trisno meninggal dunia di usia 56 tahun pada Sabtu, 1 Agustus 2026, pukul 14.29 WIB di Rumah Sakit Hermina, Bandung setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
 
Ia diketahui mengalami sejumlah komplikasi kesehatan serius, salah satunya gagal ginjal stadium lanjut dengan fungsi ginjal yang disebut hanya tersisa sekitar lima persen. Trisno pun harus menjalani prosedur cuci darah sebagai bagian dari penanganan medis.

Para penggemar mulai bertanya-tanya siapa sosok yang akan mengisi posisi bass yang ditinggalkan oleh Trisno.   

Masa Depan Pas Band

Ketika ditemui awak media di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini, drummer Pas Band, Sandy Andarusman, sempat mengungkap beberapa bassist yang masuk dalam radar mereka. Salah satu nama yang disebut adalah Bondan Prakoso.
 
"Ada beberapa nama di kepala kita. Kayak misalnya Bondan Prakoso. Bondan itu kan salah satu orang yang mengidolakan sound-nya Trisno, karya-karya Trisno. Dan Bondan juga bisa dibilang modern bassist," beber Sandy.
 
Drummer kelahiran tahun 1970 itu juga mengungkap bahwa banyak Passer, sebutan penggemar Pas Band, yang sudah menodong mereka dengan sejumlah nama musisi sebagai calon pengganti Trisno. 
 
Namun, mereka memilih untuk tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan permanen. Untuk saat ini, fokus utama Sandy, Bengbeng, Richard, dan Yukie adalah memulihkan mental dan menyiapkan penampilan untuk jadwal terdekat.
 
"Banyak fans bilang, 'Ini aja nih, ini aja nih!'. Terus kita jawab, ‘Maaf, kami sedang berduka.’ Jadi, pemikirannya belum kita pikirin dulu sampai ke sana," tegas drummer itu.
 
"Kita akan recover dulu dan menyiapkan penampilan kita yang dalam waktu dekat ini aja dulu," sambungnya.

Sandy Ceritakan Momen Menerima Kabar Trisno

Di kesempatan yang sama, Sandy Andarusman juga menceritakan keadaannya saat menerima kabar meninggalnya Trisno. Ia yakin bahwa segala yang terjadi, termasuk kepergian sahabatnya itu, adalah kehendak Tuhan.
 
"Saya sangat meyakini sebenarnya apa yang terjadi di dunia ini, apa pun itu, daun jatuh dari pohon pun udah izin Allah. Allah semua yang atur," ujar Sandy.
Drummer itu pun mengenang momen haru saat ia harus bergegas dari Jakarta menuju pemakaman Trisno di Bandung. Meski sempat sibuk dengan agenda pribadi, ia bersyukur masih bisa memberikan penghormatan terakhir bersama rekan band sekaligus kakak almarhum secara langsung.
 
"H-1 saya full seharian nge-MC. Pas Trisno meninggal, saya lagi di Jakarta. Makanya saya baru datang pas pemakaman. Saya turun ke liang lahat, saya bersama Bengbeng memakamkan di sana," kenangnya.
 
Meskipun terpukul, Pas Band membuktikan profesionalitas mereka. Hanya berselang seminggu setelah pemakaman, Pas Band siap meramaikan panggung pada 8 Agustus nanti.
 
"Memang gak ada kegiatan manggung (saat Trisno wafat). Yang paling dekat kan tanggal 8, jadi seminggu setelahnya baru kita manggung. Alhamdulillah semuanya lancar," ungkapnya.
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA