Melalui akun Instagram pribadinya, @eno_ntrl, pada Sabtu (1/8), musisi yang akrab disapa Eno NTRL itu mengenang Trisno sebagai sosok yang rendah hati sekaligus sahabat yang telah lama dikenalnya.
“Selamat jalan sahabat, teman, kang bro ku @tris_noize, legendary bassist @pasband.id and a humble person that I know,” tulis Eno.
Eno juga mengungkapkan bahwa ia dan banyak orang sempat berharap Trisno bisa pulih dari penyakit yang dideritanya. Namun, ia meyakini bahwa Tuhan memiliki rencana terbaik untuk sang sahabat.
“Kita semua berharap kesembuhan kang bro tapi Allah punya rencana yang beda untukmu.. yang tenang disana ya kang bro.. kebaikan, canda tawa dan karya-karya kang bro akan selalu dikenang selamanya,” lanjutnya.
Menutup pesannya, Eno mengenang percakapan terakhir mereka melalui panggilan video. Ia mengaku akan selalu merindukan sosok Trisno dan menyimpan baik pesan terakhir yang disampaikan sang bassist.
“‘Mitaka, Yoyogi, Mikero sehat2 ya No & keluarga’ last words from you from our last v-call.. you will always be missed,” tutupnya.

Bassist Pas Band Bambang Sutrisno meninggal dunia di usia 56 tahun pada Sabtu, 1 Agustus 2026, pukul 14.29 WIB di Rumah Sakit Hermina, Bandung.
Informasi tersebut dikonfirmasi lewat unggahan akun Instagram resmi Pas Band. Sebelumnya, mereka sempat mengunggah foto emoji menangis dengan latar hitam tanpa konteks di sekitar waktu kematian Trisno.
Jenazah Trisno akan disemayamkan di sebuah rumah duka kawasan Laswi, Bandung, sebelum akhirnya dimakamkan di TPU Cikutra, Bandung, pada Minggu, 2 Agustus 2026, pukul 10.00 WIB.
Sehari sebelum meninggal dunia, drummer Pas Band Sandy Andarusman mengabarkan bahwa Trisno tengah dirawat di Unit Perawatan Intensif (ICU) dalam kondisi kritis.
Sang bassist diketahui sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit setelah mengalami sejumlah komplikasi kesehatan serius. Trisno didiagnosis mengalami gagal ginjal stadium lanjut dengan fungsi ginjal yang disebut hanya tersisa sekitar lima persen.
Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan medis, dokter menemukan kondisi ginjal Trisno sudah mengalami gangguan serius. Dia pun harus menjalani prosedur cuci darah sebagai bagian dari penanganan medis.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda