Avenged Sevenfold (Foto: Rolling Stone)
Avenged Sevenfold (Foto: Rolling Stone)

Avenged Sevenfold Kini Resmi Jadi Band Indie

Basuki Rachmat • 20 Mei 2026 20:28
Ringkasnya gini..
  • Avenged Sevenfold resmi jadi band independen usai 26 tahun dan membeli kembali master album mereka.
  • Avenged Sevenfold keluar dari major label dan kini memegang penuh hak cipta karya-karya mereka.
  • Band metal Avenged Sevenfold resmi indie dan mengambil alih master The Stage dari Capitol Records.
Jakarta: Setelah hampir tiga dekade bernaung di bawah payung label rekaman besar (major label), band heavy metal/metalcore asal California, Avenged Sevenfold, resmi mengumumkan langkah mereka untuk berjalan di jalur independen (indie).
 
Keputusan besar tersebut disampaikan langsung oleh Avenged Sevenfold melalui pernyataan tertulis yang diunggah di akun Instagram resmi mereka pada Rabu, 20 Mei 2026.
 
"Setelah 26 tahun berkarya, Avenged Sevenfold kini resmi menjadi band yang sepenuhnya independen," tulis Avenged Sevenfold dalam pernyataan resmi mereka.

Langkah band yang kini digawangi oleh M. Shadows (vokal), Synyster Gates (gitar utama), Zacky Vengeance (gitar ritme), Johnny Christ (bass), dan Brooks Wackerman (drum) ini tidak main-main. 
 
Sebagai bentuk keseriusan dalam memegang kendali penuh atas karya mereka, Avenged Sevenfold secara resmi telah membeli kembali (buyback) master rekaman dan hak cipta beberapa album mereka yang sebelumnya dikuasai oleh label raksasa seperti Capitol Records dan Warner Music Group.
 
​"Kami dengan antusias mengumumkan bahwa kami telah membeli kembali master rekaman dan hak atas album The Stage, The Stage (Deluxe Edition), serta Live at the Grammy Museum dari Capitol Records," lanjut mereka.
 
Terkait proses transisi kepemilikan aset digital ini, para personel juga memberikan imbauan penting kepada para penggemar setia mereka, The Deathbat, di seluruh dunia.
 
​"Kami ingin memberi tahu kalian karena kemungkinan kalian perlu menambahkan ulang album-album tersebut ke playlist jika sempat tidak muncul di layanan streaming yang kalian gunakan. Selain itu, edisi Deluxe kami kini juga dilengkapi penampilan spesial Live from Capitol Records Rooftop yang berisi empat lagu," tambah band bentukan tahun 1999 tersebut.
 
Pilihan untuk menjadikan album The Stage (2016) sebagai salah satu rilisan pertama yang dimerdekakan tentu memiliki makna filosofis yang mendalam bagi Avenged Sevenfold.
 
Album tersebut dinilai memiliki visi yang melampaui zamannya saat pertama kali diperkenalkan ke publik sepuluh tahun lalu.
 
"The Stage kini menjadi bagian dari perjalanan independensi tersebut. Album ini sejak awal membahas tema kecerdasan buatan (AI), kritik politik dan sosial, teori simulasi, hingga eksistensialisme pada 2016 lalu — tema-tema yang terasa semakin relevan di era sekarang," tutup Avenged Sevenfold.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA