Namun, lupakan nuansa balada yang mendayu-dayu. Kali ini, lagu tersebut lahir kembali dengan judul "Tak Pantas Terluka (Lagi)" lewat balutan aransemen pop-rock ala era 2000-an yang jauh lebih bertenaga, berani, dan cathartic. Emosi yang dulunya terasa sendu, kini meledak menjadi sesuatu yang lebih lantang dan penuh energi.
Dalam sesi listening party album rombak di kantor Universal Music Indonesia, Jakarta Pusat, pada Rabu, 22 April 2026, Keisya mengungkapkan bahwa transformasi lagu ini tak lepas dari peran warganet di media sosial.
Versi rock hasil kreasi dari salah satu konten kreator di TikTok ternyata menjadi pemantik ide bagi Keisya untuk menggubah lagunya tersebut dalam aransemen baru.
"Waktu itu mungkin teman-teman sempat dengar juga di TikTok ada yang pernah bikin 'Tak Pantas Terluka' versi rock. Sebenarnya terinspirasi dari situ juga. Begitu aku memantapkan diri untuk 'Oke, aku mau album kedua tema atau genrenya pop rock', akhrinya aku recall memori bahwa pernah ada lagu 'Tak Pantas Terluka' versi rock. Akhirnya kita buatlah versi pop-rock," ungkap Keisya Levronka dengan antusias.
Terinspirasi Bring Me The Horizon hingga Vierratale
Keputusan Keisya untuk mengeksplorasi jalur pop-rock juga dipengaruhi oleh referensi musik yang tengah ia dengarkan. Ia mengaku tengah banyak terinspirasi oleh band asal Inggris, Bring Me The Horizon, yang menurutnya merepresentasikan energi dan karakter yang ia rasakan."Waktu itu aku lagi dengerin banget Bring Me The Horizon, aku lagi dengerin banget terus aku merasa itu jiwa aku," ujarnya.
Namun, momen "pencerahan" yang sesungguhnya justru terjadi saat Keisya berkolaborasi secara spontan dengan band Vierratale dalam sebuah acara di Malang pada beberapa waktu lalu.
"Suatu waktu aku sempat collab sama Vierra, waktu itu di Malang, itu collab-nya dadakan banget. Begitu aku bawain lagu Vierra, aku pun langsung merasa kayak 'ih kayaknya ini deh Keisya yang selama ini aku cari'," tutur Keisya.
Keisya pun menggambarkan pengalaman tersebut sebagai momen kebebasan berekspresi di atas panggung, sesuatu yang sebelumnya belum sepenuhnya ia rasakan.
"Karena aku bisa lompat-lompat di panggung, aku bisa having fun, aku bisa kayak gila banget di panggung, aku bisa puterin rambut, dan apapun aku bisa lakuin sama band dalam lagu itu. Jiwa aku itu kayak 'Ini nih gue nih'," tutupnya dengan antusias.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News