Potongan video “Papercut” Linkin Park. (Foto: YouTube Linkin Park)
Potongan video “Papercut” Linkin Park. (Foto: YouTube Linkin Park)

Mengupas "Papercut" Mahakarya Linkin Park yang Abadi

Agustinus Shindu Alpito • 13 Februari 2025 12:27
Jakarta: Linkin Park akan kembali hadir di Indonesia dengan konser bertajuk From Zero World Tour 2025. Salah satu lagu yang diprediksi akan dibawakan adalah “Papercut”, sebuah karya yang menjadi ikon dalam perjalanan karier band ini.

Konser ini akan digelar pada Minggu, 16 Februari 2025, di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK). Dengan formasi baru dengan melibatkan dua anggota yakni Emily Armstrong sebagai vokalis dan Colin Brittain sebagai drummer, ini akan menjadi konser ketiga Linkin Park di Indonesia.

Lagu ini merupakan lagu dari album debut Linkin Park, Hybrid Theory (2000), yang dirilis sebagai single ketiga. Lagu ini juga menjadi pembuka dalam album tersebut. Kombinasi berbagai genre dalam lagu ini mencerminkan esensi khas Linkin Park, seperti yang pernah diungkapkan oleh Chester Bennington. 

Bahkan, Bennington menyebut lagu ini sebagai salah satu favoritnya. Dengan keberhasilannya mencapai peringkat ke-14 di tangga lagu Inggris dan meraih sertifikasi Gold dari Recording Industry Association of America (RIAA), “Papercut” menjadi salah satu karya yang paling dikenal dari band ini.

 
Baca juga: Kisah di Balik Lagu Linkin Park Somewhere I Belong, Berikut Liriknya


Lirik “Papercut” mengungkapkan tema perjuangan batin dan perasaan tidak nyaman yang sering muncul tanpa alasan jelas. Lagu ini menggambarkan konflik internal yang dialami seseorang, membuat pendengarnya merasa terhubung dengan pesan yang disampaikan.

Secara musikal, “Papercut” mencerminkan keberanian Linkin Park dalam memadukan berbagai elemen genre. Rolling Stone menyebut lagu ini sebagai pembuka album dengan ketukan hip-hop yang berpadu dengan elemen alt-rock berat. 

Mike Shinoda menjelaskan bahwa dalam 20 detik pertama, lagu ini menggabungkan tiga genre: ketukan yang terinspirasi dari Timbaland, gitar khas nu-metal, dan elemen drum and bass.

Dirilis sebagai singel kedua dari Hybrid Theory pada 18 Juni 2001, “Papercut” juga memiliki berbagai versi remix. Dalam album remix Linkin Park, Reanimation (2002), lagu ini hadir dengan judul “Ppr:Kut” yang digarap oleh Cheapshot. 

Selain itu, EP kolaborasi mereka bersama Jay-Z, Collision Course (2004), menampilkan mashup antara “Papercut” dan lagu Jay-Z “Big Pimpin”.

Video musik “Papercut” disutradarai oleh Nathan “Karma” Cox. Dalam video ini, Linkin Park tampil di ruang tamu sebuah rumah mewah. Kerrang! menggambarkan ruangan sebelahnya sebagai tempat yang lebih gelap, penuh bayangan, dan twisted

 
Baca juga: Fakta-fakta Menarik MV Lagu Linkin Park Breaking The Habit yang Dibuat Ala Anime


Di ruangan tersebut, sebuah kepompong muncul, melahirkan ratusan capung, yang menjadi referensi dari seni sampul album Hybrid Theory. Ruangan mulai berubah bentuk, dengan wajah-wajah muncul dari dinding, sementara lirik lagu terlihat tercoret di sepanjang dinding ruangan yang gelap.

Lagu ini memiliki makna yang memadukan kekuatan emosional dengan musikalitas yang inovatif. Pesannya yang mendalam tentang perjuangan batin dan kecemasan membuat lagu ini tetap relevan hingga kini. 

Dengan kombinasi lirik yang kuat dan musik yang penuh energi, “Papercut” tidak hanya menjadi salah satu karya terbaik Linkin Park tetapi juga sebuah pengingat bahwa semua orang memiliki perjuangan yang harus dihadapi.
 

Lirik Lagu "Papercut" - Linkin Park


Why does it feel like night today?

Something in here's not right today

Why am I so uptight today?

Paranoia's all I got left

I don't know what stressed me first

Or how the pressure was fed

But I know just what it feels like

To have a voice in the back of my head


Like a face that I hold inside

A face that awakes when I close my eyes

A face that watches every time I lie

A face that laughs every time I fall (and watches everything)

So I know that when it's time to sink or swim

That the face inside is here in me, right underneath my skin


It's like, I'm paranoid, lookin' over my back

It's like a whirlwind inside of my head

It's like, I can't stop what I'm hearing within

It's like the face inside is right beneath my skin


I know I've got a face in me

Points out all my mistakes to me

You've got a face on the inside too

And your paranoia's probably worse

I don't know what set me off first

But I know what I can't stand

Everybody acts like the fact of the matter is

I can't add up to what you can


But everybody has a face that they hold inside

A face that awakes when I close my eyes

A face that watches every time they lie

A face that laughs every time they fall (and watches everything)

So you know that when it's time to sink or swim

That the face inside is watching you too, right inside your skin


It's like, I'm paranoid, lookin' over my back

It's like a whirlwind inside of my head

It's like, I can't stop what I'm hearing within

It's like the face inside is right beneath the skin


It's like, I'm paranoid, lookin' over my back

It's like a whirlwind inside of my head

It's like, I can't stop what I'm hearing within

It's like the face inside is right beneath my skin


The face inside is right beneath your skin

The face inside is right beneath your skin

The face inside is right beneath your skin


The sun goes down

I feel the light betray me

The sun goes down

I feel the light betray me

it's like, I'm paranoid, lookin' over my back


It's like a whirlwind inside of my head

It's like, I can't stop what I'm hearing within

It's like the face inside is right beneath the skin (I feel the light betray me)


it's like, I'm paranoid, lookin' over my back

It's like a whirlwind inside of my head

It's like, I can't stop what I'm hearing within

It's like, I can't stop what I'm hearing within (I feel the light betray me)

It's like, I can't stop what I'm hearing within (ah)

It's like the face inside is right beneath my skin



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA