(Foto: Instagram/timobros)
(Foto: Instagram/timobros)

Timo Tjahjanto Minta Nama Sutradara Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Diungkap

Rafi Alvirtyantoro • 23 Februari 2026 12:36
Ringkasnya gini..
  • Sutradara Timo Tjahjanto mendesak identitas terduga pelaku pelecehan seksual saat casting film segera diungkap ke publik.
  • Publik meminta Timo Tjahjanto menggunakan koneksinya untuk memasukkan sutradara film Tirai Jagal ke daftar hitam industri.
  • Korban berinisial Adine membongkar taktik grooming dan manipulasi foto pribadi yang dilakukan pelaku melalui pengumuman casting di Instagram.
Jakarta: Sutradara Timo Tjahjanto ikut bersuara mengenai dugaan kasus pelecehan seksual yang dialami seorang talenta perempuan saat proses casting film.
 
Melalui unggahan di akun X @Timobros, sutradara film Nobody 2 tersebut meminta identitas pelaku segera diungkap ke publik.
 
“Spill aja siapa sutradaranya,” tulis Timo Tjahjanto dalam keterangan unggahannya pada Senin, 23 Februari 2026.

Timo mengaku muak dengan tindakan pelaku yang mencoreng industri perfilman tersebut.
 
“Gue eneg sama yang kek ginian,” tulis Timo Tjahjanto.
 
   

Desakan Warganet untuk Blacklist Pelaku

Warganet yang melihat unggahan tersebut langsung meminta Timo Tjahjanto menggunakan koneksi luasnya di industri film untuk memasukkan pelaku ke dalam daftar hitam (blacklist). Bahkan, sutradara yang telah berkarier hampir dua dekade itu diharapkan mampu membantu menyeret pelaku ke jalur hukum.
 
“Please gunain connection lu bang (Timo) buat blacklist, bahkan kalo bisa tangkep tuh orang. Curiga dia ada banyak korban yg gak speak up,” tulis seorang warganet.
 
Sejumlah warganet lain mulai menyebut nama Erzalul Octa Azis sebagai terduga pelaku dalam kasus pelecehan ini. Diketahui, Erza Trainer berperan sebagai sutradara dan penulis dalam proyek film bertajuk Tirai Jagal.
 
 

   

Kronologi Dugaan Pelecehan dan Modus Pelaku

Sebelumnya, seorang perempuan bernama Adine melalui akun X @adnazraa pada Minggu, 22 Februari 2026, mengungkap dugaan pelecehan seksual dan manipulasi oleh seorang sutradara film thriller. Kasus ini ditengarai melibatkan sedikitnya tiga korban, termasuk anak di bawah umur.
 
Modus pelaku dimulai dengan mendekati korban melalui pengumuman casting di Instagram. Pelaku kemudian melakukan grooming dengan meminta komunikasi rutin secara personal dan meminta korban mengirimkan foto-foto pribadi yang dinilai janggal.
 
Sutradara tersebut memaksa korban mengirimkan foto dengan pose tertentu, menanyakan ukuran pakaian dalam, hingga secara terang-terangan menawarkan "tarif" untuk setiap bagian tubuh korban yang boleh ia sentuh.
 
Meski sempat merasa terjebak dalam manipulasi pelaku, Adine akhirnya berani menolak dan memutuskan mundur sepenuhnya dari proyek tersebut setelah mendapatkan dukungan penuh dari orang tuanya.
 
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA