Melalui unggahan Instagram Story di akun pribadinya, Inul Daratista meminta Nadiem Makarim untuk bersabar menghadapi vonis tersebut. Ia menyatakan bahwa banyak pihak yang memberikan dukungan bagi pendiri perusahaan ojek daring tersebut.
“Sosmed isine bikin emosi. Sabar yo pak nadiem kita semua berdoa buatmu…” tulis Inul Daratista, dikutip pada Jumat, 15 Mei 2026.
Pesan Semangat dan Doa
Inul meminta Nadiem Makarim untuk tetap menjaga kesehatan. Pelantun lagu “Buaya Buntung” itu mengingatkan bahwa Tuhan akan selalu menyertai Nadiem dalam menghadapi masa sulit ini.“Ojo sakit pak, aku yakin Allah bersamamu sing kuat,” tulis Inul.
Inul pun meyakini bahwa orang-orang yang telah berbuat tidak baik kepada Nadiem Makarim akan mendapatkan balasan yang setimpal di kemudian hari.
“Orang yang zalim karo sampean pasti cepet matine pak,” tulisnya.

Alasan Menolak Terjun ke Politik
Dalam unggahan sebelumnya, Inul Daratista sempat mengungkapkan alasannya tidak ingin bergabung menjadi anggota parlemen. Ia menegaskan akan tetap menolak meskipun tawaran tersebut disertai iming-iming uang miliaran rupiah maupun janji dukungan penuh.“Aku ra sudi, haram hukumne!!!! menyakiti hati rakyat. makan duit rakyat, nyikso hatine rakyat . bahayane apalagi kalo jadi tumbal . alemong...,” tulis Inul.
Menurutnya, Indonesia telah menjadi alat bagi oknum yang ingin memperkaya diri, termasuk melalui praktik pencucian uang. Inul mengaku sedih melihat pihak-pihak yang menikmati kekayaan dari uang rakyat dan menzalimi orang lain.
“Lihat org dizalimi ... atiku mak jleb!! sedangkan para Suhu nya cari aman ongkang ongkang... leyeh-leyeh... mesam mesem... mangan turu bantalan duit ....: wes mbohhhh .... zoliiiiiiiiimmmmm,” tulis Inul.
.png)
Kekecewaan terhadap Penegakan Hukum
Lebih lanjut, Inul menyatakan keinginannya untuk membersihkan orang-orang yang menyengsarakan rakyat jika ia memiliki kekuasaan. Ia menilai bahwa kondisi saat ini seolah lebih buruk daripada hukum rimba karena keadilan tidak ditegakkan dengan baik.“Keruan dadi negoro hutan ga ada hukum dan keadilan, sak karepe tarsan arep jumpalitan (Lebih baik menjadi negara rimba sekalian jika hukum dan keadilan sudah tidak ditegakkan, di mana setiap orang bisa bertindak sewenang-wenang),” tulis Inul.
Ia pun berharap agar siapa pun yang telah berbuat zalim segera mendapatkan karma atas perbuatan mereka.
.png)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News