Direktur Ismaya Live, David Ferdian, memberikan klarifikasi mengenai promosi Whip Pink di DWP 2023. Ia menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak terlibat dengan produk tersebut.
“Kami mengklarifikasi kalau ini tidak terkait dengan DWP karena kami tidak berafiliasi ataupun sponsorship atau kerja sama dengan Whip Pink,” ungkap David Ferdian, dikutip dari Antara, Selasa, 9 Juni 2026.
Pencatutan Logo Tanpa Izin
David menjelaskan bahwa promosi Whip Pink dilakukan menggunakan akun media sosial milik merek itu sendiri. Sementara itu, logo yang tertera dalam promosi beli lima Whip Pink gratis satu tersebut bukanlah logo resmi DWP.Untuk merespons hal itu, Ismaya Live telah mengambil langkah tegas dengan melayangkan surat teguran kepada pihak Whip Pink pada Januari 2026.
“Kami kemarin sempat kasih surat teguran kepada whip pink untuk men-take down promo-promonya dia,” jelas David.
“Karena memang ini tidak terkait sama sekali dengan kegiatan kami ya, terutama DWP,” lanjutnya.
David menilai bahwa pencatutan logo DWP dalam promosi Whip Pink pada tahun 2023 telah mencemarkan nama baik festival tersebut. Dampak ini kian terasa setelah maraknya pemberitaan mengenai seorang selebgram yang meninggal dunia, diduga akibat menghirup Whip Pink pada awal tahun ini.
Dukungan untuk Penyelidikan Polri
Pada kesempatan yang sama, David menegaskan bahwa Ismaya Live mendukung penuh langkah Polri dalam menyelidiki kasus produsen Whip Pink. Pihaknya juga siap memberikan keterangan tambahan bilamana diperlukan."Karena kami juga mendukung kegiatan-kegiatan Polri untuk memberantas narkoba lah, gitu," tuturnya.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, menyampaikan bahwa pemeriksaan saat ini masih berfokus pada pendalaman terkait kegiatan promosi penjualan produk gas Whip Pink.
Baca Juga :
Polisi Beberkan Barang Bukti di Tempat Lula Lahfah Meninggal: Obat-obatan hingga Whip Pink
Temuan Pabrik Ilegal
Sebelumnya, penyidik berhasil mengungkap keberadaan pabrik yang memproduksi gas nitrous oxide (N₂O) bermerek Whip Pink di wilayah Jakarta.Dari hasil pemeriksaan terhadap sembilan saksi yang diamankan, diketahui bahwa PT SSS selaku produsen belum memiliki legalitas maupun izin edar dari BPOM untuk memproduksi dan menjual gas N₂O Whip Pink.
Selain itu, lokasi produksi dan gudang pengiriman produk tersebut diketahui milik AH, SC, dan JH. Fasilitas distribusi Whip Pink kini telah tersebar di 10 kota dengan total 16 titik gudang, mulai dari Jakarta, DI Yogyakarta, hingga Lombok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News