Tim Curry (Foto: YouTube/CBS Sunday Morning)
Tim Curry (Foto: YouTube/CBS Sunday Morning)

Sebelum Meninggal Dunia, Aktor Tim Curry Sempat Berjuang Lawan Stroke Berat

Rafi Alvirtyantoro • 27 Agustus 2026 10:14
Ringkasnya gini..
  • Tim Curry meninggal dunia di kediamannya di Los Angeles pada Selasa, 25 Agustus 2026.
  • Penyebab kematian belum diumumkan resmi, namun Curry memiliki riwayat stroke berat dan aneurisma aorta perut.
  • Meski mengalami kelumpuhan fisik pascastroke 2012, Curry tetap aktif berinteraksi dengan penggemar hingga akhir hayatnya.
Jakarta: Aktor Tim Curry sempat berjuang melawan serangan stroke berat sebelum meninggal dunia.
 
Tim Curry meninggal dunia di kediamannya di Los Angeles, Amerika Serikat, pada Selasa, 25 Agustus 2026, waktu setempat. Kabar duka ini dikonfirmasi oleh manajer sekaligus sahabat lamanya, Marcia Hurwitz, melalui pernyataan resmi perwakilannya, Sean Katz.
 
Hingga saat ini, penyebab kematian Tim Curry belum diumumkan ke publik. Namun, ia sempat membagikan kondisi kesehatannya sebelum wafat.

Dalam wawancara bersama USA TODAY pada Oktober 2025, Tim Curry mengatakan bahwa kondisinya "cukup baik" setelah serangan stroke pada tahun 2012. Namun, ia mengaku mengidap aneurisma aorta perut dan tidak mengetahui kapan benjolan tersebut bisa pecah.
 
Meski harus menanggung efek jangka panjang dari stroke, Tim Curry tidak berhenti berkarya dan tetap berinteraksi dengan para penggemar hingga masa tuanya.
 
Saat mengenang perjalanan kariernya, Tim Curry tidak menyebut dirinya sebagai bintang film ternama, melainkan hanya seorang "aktor aktif yang kebetulan sedang tidak ada proyek."

Riwayat Stroke dan Proses Pemulihan

Tim Curry diketahui mengalami stroke berat pada Juli 2012, meski kabar mengenai darurat medis ini baru mencuat ke publik pada tahun berikutnya.
 
Saat berita tersebut beredar pada Mei 2013, agen yang telah lama mendampinginya, Marcia Hurwitz, mengklarifikasi bahwa insiden itu sebenarnya terjadi pada Juli tahun sebelumnya.
 
"Beliau rajin menjalani terapi fisik, kondisinya makin membaik, dan semangatnya tetap tinggi," ungkap Marcia Hurwitz, dikutip dari USA TODAY, pada Kamis, 27 Agustus 2026.
 
Ia menambahkan bahwa Tim Curry sangat berterima kasih atas doa dan dukungan para penggemar.
 
Tingkat keparahan stroke tersebut baru terlihat di kemudian hari. Serangan itu meninggalkan kelumpuhan sebagian yang berdampak signifikan pada anggota tubuh bagian kiri dan kemampuannya berjalan.
 
Dalam memoarnya yang berjudul Vagabond, Tim Curry menceritakan bahwa ia sedang menjalani terapi pijat ketika stroke menyerang dan awalnya tidak menyadari ada masalah. Terapis pijatnya yang curiga langsung memanggil bantuan medis, meski sempat ditolak oleh Tim Curry.
 
Bintang film The Rocky Horror Picture Show itu kemudian harus menjalani prosedur kraniektomi—operasi otak darurat dengan melepas sebagian tulang tengkorak untuk mengurangi pembengkakan atau pendarahan di sekitar otak. Ia juga mengungkapkan bahwa stroke tersebut sempat merenggut kemampuannya berbicara.

Dampak Jangka Panjang terhadap Karier

Lebih dari 13 tahun pascastroke, Tim Curry akhirnya memberikan kabar jujur mengenai kondisinya saat menghadiri peringatan 50 tahun The Rocky Horror Picture Show pada September 2025.
 
"Saya masih belum bisa berjalan, itulah alasan saya berada di kursi konyol ini, dan ini sangat membatasi gerakan saya," kata  Tim Curry di hadapan penonton.
 
"Jadi, saya tidak akan bernyanyi atau menari dalam waktu dekat. Kaki kiri saya masih bermasalah serius,” lanjutnya.
 
Tim Curry menegaskan kembali bahwa masalah pada kaki kirinya belum membaik dan mengakui keterbatasan fisik tersebut sangat membatasi ruang geraknya.
 
Dampak stroke yang dialami Tim Curry ternyata tidak sekadar memengaruhi fisik. Ia mengakui bahwa "ingatan jangka pendeknya memburuk akibat stroke"—sebuah komplikasi yang menyulitkannya jika harus kembali ke dunia teater.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA