Baskara Mahendra (Foto: Instagram/baskaramahendra)
Baskara Mahendra (Foto: Instagram/baskaramahendra)

Baskara Mahendra Jadi Sasaran Komentar Rasis Netizen Korea

Rafi Alvirtyantoro • 12 Februari 2026 21:48
Ringkasnya gini..
  • Aktor Baskara Mahendra menjadi korban penghinaan fisik dan rasisme oleh netizen Korea Selatan di platform X.
  • Oknum netizen Korea melontarkan ujaran kebencian terhadap masyarakat Indonesia dengan membawa isu status sosial dan sejarah.
  • Warganet Indonesia bereaksi keras membela Baskara Mahendra dengan menyindir standar kecantikan hasil operasi plastik di Korea.
Jakarta: Aktor Baskara Mahendra menjadi sasaran perundungan oleh netizen Korea Selatan di platform X. Aksi ini memicu kemarahan luas dari netizen Indonesia setelah sang aktor dihina secara fisik dan personal.
 
Semuanya bermula ketika seorang pengguna X asal Korea Selatan mengunggah foto Baskara Mahendra. Dalam unggahan tersebut, ia melontarkan komentar rasis dan merendahkan standar fisik orang Indonesia.
 
"Semuanya nggak ada yang bener bentukannya,” tulis netizen itu dalam bahasa Korea dengan emoji wajah muntah, dikutip pada Kamis, 12 Februari 2026.
     

Ejekan Fisik dan Sindiran Status Sosial

Tak berhenti di situ, oknum netizen tersebut juga mengejek popularitas Baskara melalui interaksi dengan kecerdasan buatan (AI). Ia mencoba menunjukkan bahwa sang aktor tidak dikenal secara global melalui jawaban sistem AI yang tidak mampu mengidentifikasi foto tersebut.

Ia juga melayangkan hinaan fisik yang tajam dengan membandingkan wajah Baskara Mahendra dengan pekerja pabrik.
 
“Buat orang Indonesia yang mikir cowok ini ganteng, mending datang deh ke pabrik-pabrik di Korea. Di pabrik Korea banyak banget orang Indonesia yang mukanya kayak gini. Tapi pertanyaannya, emang kalian bisa dapat visa? Emang kalian punya paspor?” tulis akun X tersebut.
     

Hinaan Terhadap Bangsa Indonesia

Ketegangan semakin memuncak saat pengguna akun tersebut mulai menghina masyarakat Indonesia secara umum dengan kata-kata kasar dan membawa unsur sejarah.
 
“Si br*ngsek itu jelek banget wkwkwk. Di pulau Indonesia sialan itu isinya cuma orang-orang t*l*l yang terkurung, makanya nggak tahu diri,” tulisnya.
 
Ia bahkan mengaitkan sentimen historis mengenai hubungan Jepang dan Korea untuk menyerang kecerdasan netizen Indonesia.
 
“Asal tahu saja, Jepang itu dulu diajarin sama Korea. Dasar orang-orang miskin bodoh, pasti nggak tahu sejarah sama sekali. Kalian itu budak yang masih memuja Jepang seolah mereka tuan yang pernah menjajah kalian. Intinya, kalian itu sampah dunia,” lanjutnya.
 
   

Reaksi dan Pembelaan Netizen Indonesia

Netizen Indonesia yang membaca unggahan tersebut segera bereaksi keras. Salah satu bentuk pembelaan yang populer adalah sindiran mengenai standar kecantikan di Korea Selatan yang identik dengan prosedur operasi plastik.
 
“At least mas mas preloved gue no oplas dan no make up aja ganteng. Mari kita aminkan banyak cowo indonesia kek Baskara Mahendra plis. Aamiin ya Allah,” tulis seorang netizen Indonesia sembari menyertakan foto sang aktor.
 
 
Sebagai aksi balasan, sebagian besar netizen Indonesia membanjiri kolom komentar dengan foto dan video Baskara Mahendra. Langkah ini dilakukan untuk menunjukkan kualitas visual sang aktor yang dianggap alami dan berkarakter.  

Awal Mula Perseteruan di Media Sosial

Konflik ini berawal dari unggahan netizen Korea yang meminta masyarakat Asia Tenggara berhenti mengidolakan artis dari negaranya. Ia meminta dengan kasar agar fans internasional cukup mendukung artis lokal saja.
 
“Heh, fans asing Asia Tenggara sampah, mending enyah aja deh... Kenapa sih nggak stan artis negara kalian sendiri aja, ngapain malah muja-muja artis Korea?” tulisnya.
 
 

Banyak netizen dari berbagai negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, yang tidak terima dan membalas unggahan tersebut dengan membandingkan kualitas talenta masing-masing negara.
 
Namun, penggunaan bahasa kasar dan hinaan rasis dari pihak netizen Korea itulah yang kini menjadi sorotan utama dan memicu amarah publik secara luas.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA