Leonardo DiCaprio - Badak Sumatra (Foto: Instagram, Yayasan Badak Indonesia)
Leonardo DiCaprio - Badak Sumatra (Foto: Instagram, Yayasan Badak Indonesia)

Leonardo DiCaprio Luncurkan Dana Rp3,6 Triliun Selamatkan Hewan dari Indonesia

Agustinus Shindu Alpito • 05 Agustus 2026 12:56
Ringkasnya gini..
  • Leonardo DiCaprio meluncurkan Phoenix Species Project untuk menyelamatkan 100 spesies yang terancam punah.
  • Program ini didukung dana awal Rp3,6 triliun dari Re:wild dan Bezos Earth Fund untuk konservasi global.
  • Badak Sumatra termasuk spesies prioritas dalam proyek yang melibatkan ilmuwan dan komunitas lokal di 30 negara.
Jakarta: Aktor Leonardo DiCaprio bersama organisasi konservasi yang didirikannya, Re:wild, dan Bezos Earth Fund milik Jeff Bezos meluncurkan Phoenix Species Project, sebuah inisiatif global untuk menyelamatkan spesies yang berada di ambang kepunahan.
 
Hal tersebut diumumkan lewat unggahan kolaborasi antara akun Instagram pribadi DiCaprio @leonardodicaprio dengan akun proyek tersebut @phoenixspeciesproject pada Selasa (4/8). Program ini akan mendukung pemulihan 100 spesies yang menghadapi risiko kepunahan dalam waktu dekat. 
 
Spesies tersebut mencakup mamalia, amfibi, reptil, burung, ikan, invertebrata, hingga tumbuhan yang tersebar di 30 negara dengan berbagai habitat, salah satunya hewan asal Indonesia.

“Di antaranya adalah badak Sumatra dari Indonesia, indri dari Madagaskar, dan burung beo terberat di dunia, kākāpō, dari Selandia Baru,” tulis DiCaprio.
 
Phoenix Species Project juga akan bekerja sama dengan masyarakat adat, komunitas lokal, ilmuwan, dan pegiat konservasi untuk menyesuaikan upaya penyelamatan sesuai kebutuhan setiap spesies dan wilayah.
 

Komitmen Dana Terbesar untuk Konservasi Spesies

Inisiatif ini diawali dengan komitmen pendanaan sebesar US$200 juta atau sekitar Rp3,6 triliun. Sumbangan ini menjadikannya program filantropi tunggal terbesar yang secara khusus berfokus pada penyelamatan spesies yang sangat terancam punah.
 
Bezos Earth Fund menyumbangkan US$100 juta (sekitar Rp1,8 triliun). Dana tersebut kemudian disamai oleh Re:wild melalui dukungan dari Leonardo DiCaprio, Age of Union, serta Todd Graves Family Foundation.
 
Melalui skema pendanaan jangka panjang, proyek ini diharapkan mampu melampaui bantuan konservasi yang selama ini umumnya bersifat kecil dan sementara. Lebih dari 100 organisasi lokal maupun internasional akan memimpin berbagai program pemulihan sesuai karakteristik masing-masing spesies.
 


 

Dukung Target Keanekaragaman Hayati Global

Phoenix Species Project turut mendukung berbagai negara dalam mencapai Target 4 dari Kunming-Montreal Global Biodiversity Framework. Poin ini menyerukan penghentian kepunahan spesies serta peningkatan status konservasi satwa dan tumbuhan yang terancam.
 
Program ini juga bekerja sama dengan Reverse the Red Action Partnership untuk membantu pemerintah menentukan spesies prioritas dan menjalankan langkah-langkah pemulihan.
 
Selain itu, proyek tersebut menggandeng IUCN Species Survival Commission, jaringan sukarelawan ilmuwan konservasi terbesar di dunia, sebagai mitra pengetahuan global.
 
“Saya sungguh tak bisa lebih bangga lagi mengumumkan hal ini. Dengan menyelamatkan spesies-spesies ini, kita juga melindungi segala sesuatu di sekitarnya: hutan, sungai, dan iklim itu sendiri,” tutup aktor pemenang Oscar itu.
 
Re:wild sendiri didirikan pada 2021 oleh Leonardo DiCaprio bersama Dr. Wes Sechrest dan sejumlah ilmuwan konservasi dengan tujuan melindungi serta memulihkan keanekaragaman hayati dan habitat satwa liar di seluruh dunia.
 
Sementara itu, Bezos Earth Fund merupakan organisasi filantropi yang berfokus pada perlindungan dan pemulihan alam melalui berbagai solusi inovatif dan kemitraan global. Organisasi tersebut dipimpin oleh CEO Tom Taylor di bawah arahan Ketua Jeff Bezos dan Wakil Ketua Lauren Sánchez Bezos.
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA