Melansir laporan Lambgoat pada Kamis, 2 April 2026, gitaris berusia 33 tahun itu tercatat dalam laporan penangkapan di Montgomery County, Maryland. Ia diamankan pada Selasa, 31 Maret 2026, dan langsung menghadapi dakwaan serius berupa percobaan pembunuhan tingkat dua.
Ebert telah menjalani sidang perdananya pada Rabu, 1 April 2026, dan hingga kini masih ditahan tanpa jaminan. Meski demikian, pihak kepolisian belum mengungkap secara rinci kronologi kejadian yang melatarbelakangi kasus tersebut.
Dugaan sementara, insiden ini terjadi pada 29 Maret 2026, dengan surat perintah penangkapan yang diterbitkan sehari setelahnya.
Nama Brady Ebert sendiri bukan sosok asing di skena musik hardcore Amerika Serikat. Ia merupakan salah satu pendiri Turnstile bersama Brendan Yates (vokal), Sean Cullen (gitar), Franz Lyons (bass), dan Daniel Fang (drum) yang berdiri di scene hardcore Baltimore pada tahun 2010.
Bersama Turnstile, Ebert turut membangun fondasi kuat band ini lewat sejumlah rilisan penting, mulai dari Step to Rhythm (2013), Nonstop Feeling (2016), Time & Space (2018), hingga Glow On (2021) yang sukses membawa nama mereka menembus panggung festival internasional.
Namun, perjalanan Ebert bersama Turnstile berakhir pada Agustus 2022. Ia memutuskan hengkang karena perbedaan arah musikal, seiring eksplorasi band ke ranah yang lebih luas di luar hardcore.
Dalam pernyataan resminya saat itu, Turnstile tetap menunjukkan rasa hormat terhadap Ebert.
“Kami sangat berterima kasih atas waktu yang telah kami lalui bersama. Cinta kami untuk Brady akan selalu ada, dan kami mendoakan yang terbaik untuknya,” tulis Turnstile di akun Instagram resmi mereka.
Seusai kepergian Ebert, posisi gitaris kemudian diisi oleh Meg Mills, yang sebelumnya dikenal sebagai gitaris band hardcore punk Big Cheese dan Chubby and the Gang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News