Melansir Korea Herald pada Senin, 29 Juni 2026, idol bernama asli Min Yoon-gi itu disebut melakukan investasi melalui Link Asset Partners, perusahaan modal ventura asal Korea Selatan yang diketahui menjadi salah satu investor SpaceX.
Meski demikian, nilai investasi yang ditanamkan Suga tidak diungkap ke publik. Berdasarkan keterangan sumber yang identitasnya dirahasiakan, investasi tersebut dilakukan pada 2022.
Menanggapi kabar tersebut, HYBE Corporation, agensi yang menaungi BTS, memilih tidak memberikan konfirmasi maupun bantahan terkait informasi tersebut.
"Sulit untuk mengonfirmasi hal-hal yang berkaitan dengan urusan pribadi seorang artis," tulis pihak HYBE dalam pernyataan resmi mereka.
Suga Berpotensi Meraup Keuntungan Besar
SpaceX mengalami lonjakan valuasi yang sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Nilai perusahaan itu diperkirakan berada di kisaran USD46 miliar (senilai Rp820 triliun) pada 2020, kemudian meningkat menjadi sekitar USD100 miliar (Rp1,75 kuadriliun) pada 2021.Setelah resmi melantai di bursa melalui initial public offering (IPO) pada 12 Juni 2026—yang disebut sebagai salah satu IPO terbesar dalam sejarah Nasdaq—valuasi SpaceX melonjak hingga mencapai sekitar USD1,77 triliun.
Berdasarkan pertumbuhan valuasi tersebut, investasi yang dilakukan pada 2021 diperkirakan mengalami apresiasi sekitar 1.670 persen. Sementara itu, investasi yang masuk pada 2020 diperkirakan mencatat kenaikan hampir 3.750 persen.
Meski demikian, potensi keuntungan yang diperoleh Suga hingga kini belum dapat dipastikan. Pasalnya, besaran dana yang diinvestasikan maupun waktu pasti transaksi tersebut tidak pernah diungkap kepada publik.
Apabila laporan tersebut benar, Suga menjadi salah satu figur publik Korea Selatan yang disebut telah berinvestasi di SpaceX jauh sebelum perusahaan milik Elon Musk itu resmi diperdagangkan di pasar saham.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda