Berdasarkan data Bloomberg Billionaires Index (BBI), kekayaan Musk mencapai sekitar USD1,32 triliun atau setara lebih dari Rp23.000 triliun. Dalam satu hari saja, kekayaannya bertambah sekitar USD42,5 miliar. Sejak awal tahun, nilai kekayaannya telah meningkat hampir USD700 miliar.
| Baca juga: Daftar 5 Miliarder AI Terkaya 2026, Elon Musk Masih Tak Tergoyahkan! |
Sebagai perbandingan, data CoinMarketCap menunjukkan kapitalisasi pasar Bitcoin berada di kisaran USD1,314 triliun. Artinya, total kekayaan Musk kini sedikit lebih besar dibandingkan nilai seluruh Bitcoin yang beredar di pasar.
Kenaikan drastis tersebut terjadi setelah SpaceX resmi mencatatkan sahamnya di bursa pada 12 Juni. Antusiasme investor terhadap perusahaan antariksa itu mendorong harga saham melesat selama beberapa hari pertama perdagangan.
Pada hari debutnya, saham SpaceX naik lebih dari 19 persen. Tren positif berlanjut pada hari kedua dengan kenaikan hampir 20 persen, sebelum kembali menguat sekitar 5 persen pada sesi perdagangan berikutnya.
Melalui IPO tersebut, SpaceX dilaporkan berhasil menghimpun dana hampir USD86 miliar, termasuk dari pelaksanaan opsi alokasi tambahan saham atau overallotment.
Kinerja impresif pasca-IPO membuat valuasi SpaceX melonjak tajam. Perusahaan kini masuk dalam jajaran lima perusahaan dengan nilai pasar terbesar di dunia, berada di bawah sejumlah raksasa teknologi seperti Nvidia, Alphabet, Apple, dan Microsoft.
Bahkan sehari sebelum pencapaian tersebut, valuasi SpaceX dilaporkan telah melampaui Amazon, menegaskan posisi perusahaan antariksa itu sebagai salah satu korporasi paling bernilai di pasar global. Lonjakan valuasi SpaceX sekaligus memperkuat posisi Elon Musk sebagai orang terkaya di dunia, dengan kekayaan yang kini melampaui nilai aset kripto terbesar di pasar, Bitcoin.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda