Pengakuan tersebut diungkap lewat video siniar terbaru saluran YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Senin (26/1). Episode itu dihadiri oleh Ressa Rizky, Ratih selaku ibu angkat, serta Ronald Armada sebagai kuasa hukum sekaligus paman Ressa.
Perkara Mobil Bekas
Kejadian bermula ketika Ressa “diberi” mobil bekas oleh pihak tergugat sebagai hadiah masuk SMA sekitar tahun 2018 oleh mendiang Emilia Contessa, ibu kandung Denada. Namun, Ratih ternyata harus membayar cicilan bulanan senilai Rp3,8 juta selama lima tahun.Tak lama setelah cicilan mobil lunas, Denada menilai mobil tersebut sudah tak layak pakai dan menyuruh Ressa untuk menjualnya seharga Rp99 juta. Hasil penjualan tersebut nanti akan dipakai untuk membantu biaya pembayaran mobil baru.
Ressa mengaku bahwa hasil penjualan mobil bekas hanya dipakai sebanyak Rp20 juta sebagai uang muka mobil baru dan ia disuruh mencicil sisanya sendiri. Sisa Rp79 juta disebut masih berada di rekening Denada karena ia yang menjalankan proses jual-beli.
“Ternyata, itu di-DP ke mobil baru Rp20 (juta), sisanya Ressa sendiri yang suruh nyari, suruh nyicil,” ungkap Ressa.
Dibiarkan Menunggu di depan Rumah Berjam-jam
Kemudian, meski mobil tersebut sudah lunas, Ressa dan Ratih mengaku kalau surat-suratnya pun tidak lengkap. Hal ini membuat mereka harus pergi ke Jakarta untuk menemui Denada.Ketika Ratih dan suaminya menghampiri kediaman Denada, ia malah disuruh menunggu di depan rumah selama berjam-jam. Padahal, Ratih mengaku sudah terlebih dahulu mengabari Denada. Alasan kedatangannya adalah untuk meminjam KTP sang penyanyi untuk proses perpanjangan STNK mobil.
”Sampai sana, enggak dibukakan pintu. Sudah (hubungi duluan), ngomong sama suami saya, ‘Iya, om. Anu, om, sebentar, ya, om,” cerita Ratih.
Lanjutnya, “Tapi enggak keluar-keluar sampai 3,5 jam. Sampai, mbak Emil yang minta maaf, katanya lagi ada syuting atau apa di dalam rumahnya, tapi, masa, lima menit saya enggak dimasukin di rumahnya?”
Komunikasi Buruk
Tante sekaligus ibu angkat Ressa juga mengungkap rasa kecewanya terhadap Denada atas sikap yang ditunjukkan selama ini. Ratih menuding kalau penyanyi tersebut tak pernah memberikan ucapan hari raya maupun sebatas menanyakan kabar Ressa.”Dia enggak pernah ngucapin, apa namanya, hari raya, enggak pernah,” ungkap Ratih.
“Barangkali ‘Tante, gimana kabar anak saya? Kabar Ressa gimana, Tante?’ Enggak usah gitu… Datang, kek, barangkali namanya Emak, ya, kepengen ketemu anak, ngelihat (Ressa), gitu. Enggak, enggak pernah," lanjutnya.
Tak berhenti di situ, kontak Ratih pun diblokir oleh Denada. Ia baru menyadari ketika ingin mengirimkan pesan kepada sang penyanyi untuk menjaga Ressa. Alhasil, pesannya pun tidak sampai karena terlanjur diblokir Denada.
Dikejar Debt Collector
Insiden saat Ratih didatangi debt collector di rumah menjadi puncak pemicu Ressa untuk melayangkan gugatan kepada Denada. Sebelumnya, Ressa bekerja sebagai pengemudi ojek online atau ojol untuk melunasi cicilan mobil yang ditinggalkan oleh Denada.Mobil tersebut didaftarkan atas nama Muhammad, adik Denada, yang berada di Banyuwangi. Ternyata, Muhammad tak ingin berurusan dengan mobil itu sehingga ia meminta debt collector untuk mendatangi rumah Ratih.
Ronald Armada selaku kuasa hukum dan anak kandung Ratih mengutarakan perasaan kesalnya ketika sang ibu ditemui oleh pihak debt collector.
“Mama ini fisiknya lemah, mentalnya juga tidak telalu kuat, dia didatangi orang pakai seragam, nangis-nangis sudah mau pingsan, bayangkan saya sebagai anak, apa enggak menggila pikiran saya ini, ini ibu saya,” pungkas Ronald.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News